IHSG Kamis Pagi Menguat Perlahan ke Sekitar Level 6.048; Bursa Asia Variatif, the Fed tetap Moneter Longgar

115
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Kamis pagi ini (8/4) terpantau menguat 11,733 poin (0,19%) ke level 6.048,349 setelah dibuka naik ke level 6.043,133. IHSG dimulai dengan merangkak meneruskan penguatan 2 hari sebelumnya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya variatif dengan the Fed yang mengindikasikan bertahan pada kebijakan moneter longgar sementara S&P 500 ditutup dalam rekor.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini terpantau melemah 0,24% atau 35 poin ke level Rp 14.530, dengan dollar AS di pasar uang Asia merangkak perlahan setelah rebound terbatas di sesi global sebelumnya; sedikit di atas 2 minggu terendahnya oleh turunnya yields obligasi Pemerintah AS di tengah rilis risalah the Fed yang tidak menunjukkan katalis baru bagi pasar. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.495.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat terbatas 6,517 poin (0,11%) ke level 6.043,133. Sedangkan indeks LQ45 turun tipis 0,743 poin (0,08%) ke level 903,387. Pagi ini IHSG menguat 11,733 poin (0,19%) ke level 6.048,349. Sementara LQ45 terlihat naik 0,07% atau 0,605 poin ke level 904,735.

Tercatat saat ini sebanyak 194 saham naik, 120 saham turun dan 197 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street yang ditutup Kamis subuh WIB ini berakhir mixed dalam kehati-hatian investor akan prospek pasar jangka pendek dengan S&P 500 tetap ditutup dalam rekor. Sedangkan, bursa regional pagi ini terlihat umumnya mixed, di antaranya Indeks Nikkei yang merosot 0,42%, dan Indeks Hang Seng yang naik 0,32%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini berupaya menanjak meneruskan penguatan 2 hari sebelumnya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini variatif dengan the Fed yang mengindikasikan bertahan pada kebijakan moneter longgar sedangkan S&P 500 ditutup dalam rekor. Berikutnya IHSG kemungkinan akan bergerak agak terbatas, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.231 dan 6.394. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5.892, dan bila tembus ke level 5.735.

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group
Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here