IHSG Kamis Siang Menguat ke Level 6.054; Meneruskan Rally 2 Hari, Meninggalkan Oversold

114
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Kamis siang ini (8/4) terpantau menguat 17,551 poin (0,29%) ke level 6.054,167 setelah dibuka naik ke level 6.043,133. IHSG fluktuatif terbatas lalu meneruskan penguatan 2 hari sebelumnya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya variatif dengan the Fed yang mengindikasikan bertahan pada kebijakan moneter longgar sementara S&P 500 ditutup dalam rekor.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau melemah 0,48% atau 70 poin ke level Rp 14.565, dengan dollar AS di pasar uang Asia agak melandai setelah rebound terbatas di sesi global sebelumnya; sedikit di atas 2 minggu terendahnya oleh turunnya yields obligasi Pemerintah AS di tengah rilis risalah the Fed yang tidak memberikan katalis baru bagi pasar. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.495.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat terbatas 6,517 poin (0,11%) ke level 6.043,133. Sedangkan indeks LQ45 turun tipis 0,743 poin (0,08%) ke level 903,387. Siang ini IHSG menguat 17,551 poin (0,29%) ke level 6.054,167. Sementara LQ45 terlihat naik 0,17% atau 1,546 poin ke level 905,676.

Siang ini delapan dari sepuluh sektor tampak mengalami penguatan. Sektor yang mencatat kenaikan tertinggi adalah sektor consumer yang menanjak 0,66%, diikuti sektor pertambangan yang naik 0,64%.

Tercatat sebanyak 272 saham naik, 191 saham turun dan 168 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 668,84 kali transaksi sebanyak 12,80 miliar lembar saham senilai Rp 5,577 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat umumnya mixed, di antaranya Indeks Nikkei yang merosot 0,32%, dan Indeks Straits Times yang naik 0,83%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Bank Bumi Arta (BNBA) 8,62%, Krakatau Steel (KRAS) 5,60%, Antam (ANTM) 3,81%, dan Bank Syariah (BRIS) 3,12%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini naik turun dan berupaya meneruskan penguatan 2 hari sebelumnya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini variatif dengan the Fed yang mempertahankan kebijakan moneter longgar sedangkan S&P 500 ditutup dalam rekor. Berikutnya IHSG kemungkinan akan tetap di zona hijau meninggalkan oversold-nya walau agak terbatas, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.231 dan 6.394. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5.892, dan bila tembus ke level 5.735.

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group
Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here