Perkembangan Ekonomi AS Menjadi Perhatian Pasar Global – Market Mover 8 April 2021 by Asido Situmorang

374

(Vibiznews – Market Mover) Pasar perdagangan global hari-hari ini terus mencermati perkembangan ekonomi AS yang dapat mempengaruhi pergerakan pasar global.

Setelah melonjaknya data Non Farm Payroll AS dan peningkatan data manufaktur AS pada akhir pekan lalu, juga pelaksanaan vaksinasi di AS yang terus berjalan, muncul harapan pemulihan ekonomi AS yang dapat mendukung pemulihan ekonomi global.

Dana Moneter Internasional (IMF) pada hari Selasa menaikkan prospek pertumbuhan 2021 untuk ekonomi global menjadi 6%, naik dari perkiraan Januari sebesar 5,5%. IMF juga menilai positif ekonomi AS yang didorong oleh paket penyelamatan virus corona senilai $ 1,9 triliun yang berlaku bulan lalu.

Komite Pasar Terbuka Federal pada Rabu merilis risalah pertemuan 16-17 Maret dimana pasar mencari indikasi tentang kemana arah kebijakan di masa depan.Pejabat Fed menunjukkan  pada pertemuan terakhir mereka bahwa kebijakan yang longgar akan tetap berlaku sampai menghasilkan lapangan kerja yang lebih kuat dan inflasi, dan tidak akan disesuaikan hanya berdasarkan perkiraan.

Pergerakan imbal hasil Treasury AS, dolar AS dan bursa saham AS juga menjadi perhatian pasar global yang dapat mempengaruhi pergerakan pasar global.

Bagaimana pergerakan ekonomi AS dapat mempengaruhi pasar global ?

Dari pasar Forex, Dolar AS naik tipis terhadap sekeranjang mata uang dalam sesi berombak pada hari Rabu, setelah risalah pertemuan Federal Reserve bulan Maret menunjukkan bank sentral berkomitmen untuk memperpanjang dukungan kebijakan moneter sampai rebound ekonomi di Amerika Serikat lebih aman.

Dari pasar Index, Bursa Wall Street bergerak datar merespon risalah pertemuan The Fed. Diperkirakan Bursa Asia dan Eropa akan bergerak mixed mengikuti bursa AS, namun bisa cenderung positif dengan proyeksi IMF yang menguatkan pertumbuhan ekonomi global, dapat mendukung bursa saham.

Dari pasar komoditas, harga emas melemah terpicu penguatan ekonomi AS dan proyeksi penguatan ekonomi global IMF. Sedangkan harga minyak masih terbebani peningkatan pasokan bahan bakar AS, namun harapan penguatan ekonomi global dapat menahan penurunan lebih lanjut.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here