Bursa Amerika Awal Pekan Terkoreksi, Ada 2 Saham Bioteknologi Melonjak 20% Lebih

230

(Vibiznews – Indeks) –  Bursa saham Amerika mengawali perdagangan pekan ini alami profit taking, sehingga mengkoreksi posisi rekor yang dicapai akhir pekan lalu. Semua indeks utama Wall Street tertekan ke zona merah mengakhiri perdagangan Selasa dinihari WIB (13/4/2021).

Indeks Dow Jones berakhir turun 55,20 poin atau 0,16 persen pada 33.745,40. Indeks S&P 500 turun tipis 0,81 poin atau 0,02 persen menjadi  4.127,99 dan indeks Nasdaq yang sarat saham teknologi menetap lebih rendah sebesar 50,19 poin atau 0,36 persen pada 13.850,00.

Meskipun kecepatan vaksinasi memberikan momentum kuat di AS, namun kekhawatiran tentang lonjakan kasus virus corona di beberapa negara di seluruh dunia dan kemungkinan tindakan penguncian baru di beberapa tempat membebani sentimen. Selain itu kurangnya pemicu baru setelah pasar naik ke rekor tertinggi minggu lalu melemahkan pergerakan pasar.

Silahkan klik jika ingin join Telegram Vibiznews

Tekanan profit taking tidak banyak membuat harga saham terkoreksi, dan terdapat lonjakan beberapa saham tertentu yang membatasi pelemahan Wall Street. Seperti saham  Nuance Communications naik tajam setelah Microsoft mengatakan akan membeli perusahaan pengenalan suara itu seharga $19,7 miliar, yang bertujuan untuk meningkatkan ekspansinya ke sektor perawatan kesehatan.

Saham Tesla Inc naik sekitar 4 persen, terangkat oleh peningkatan peringkat oleh Canaccord. Saham Wilhelmina melonjak hampir 36 persen. Saham bio teknologi seperti Celcuity dan Lucira Health Inc. masing-masing naik hampir 30 persen dan 27 persen. Sebaliknya saham Intel Corporation merosot lebih dari 4%, saham Carnival Corporation (CCL) dan ViacomCBS In juga menurun tajam.

 

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here