IHSG Selasa Siang Melemah 0,7% ke Level 5.905; Tertekan ke 2 Minggu Terendahnya

228
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa siang ini (13/4) terpantau melemah 43,094 poin (0,72%) ke level 5.905,475 setelah dibuka turun ke level 5.940,429. IHSG melanjutkan tekanan kuat kemarin yang berlawanan dengan sentimen regional, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya bias menguat dipimpin bursa Jepang setelah Wall Street terkoreksi profit taking dari level rekornya.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau melemah 0,22% atau 32 poin ke level Rp 14.627, dengan dollar AS di pasar uang Asia menanjak naik setelah melemah terbatas di sesi global sebelumnya; meninggalkan 3 minggu terendahnya di tengah investor yang menunggu rilis data inflasi AS dan naiknya lagi yields US Treasury. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.595, tergelincir ke level 5 bulan lebih terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 8,140 poin (0,14%) ke level 5.940,429. Sedangkan indeks LQ45 turun 2,187 poin (0,25%) ke level 880,623.  Siang ini IHSG melemah 43,094 poin (0,72%) ke level 5.905,475. Sementara LQ45 terlihat turun 0,59% atau 5,193 poin ke level 877,617.

Siang ini delapan dari sepuluh sektor tampak mengalami pelemahan. Sektor yang mencatat pemurunan tertinggi adalah sektor property yang merosot 1,48%, diikuti sektor consumer yang turun 1,00%.

Tercatat sebanyak 130 saham naik, 339 saham turun dan 149 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 613,21 kali transaksi sebanyak 7,89 miliar lembar saham senilai Rp 4,820 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat umumnya bias menguat, di antaranya Indeks Nikkei yang menanjak 0,95%, dan Hang Seng yang naik 0,96%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain PGN (PGAS) -6,50%, Ace Hardware (ACES) -5,86%, Transcoal (TCPI) -3,70%, dan BTPN Syariah (BTPS) -3,54%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini melanjutkan tekanan bearish kemarin ke 2 minggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia siang ini bias menguat dipimpin bursa Jepang setelah Wall Street terkoreksi profit taking dari level rekornya. Berikutnya IHSG kemungkinan akan masih berkisar di zona merahnya, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.231 dan 6.394. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5.825, dan bila tembus ke level 5.735.

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here