Harga Gandum di Uni Eropa Naik Ke Harga Tertinggi Satu Bulan

167

(Vibiznews – Commodity) – Harga gandum di Eropa naik ke harga tertinggi satu bulan pada penutupan pasar hari Selasa karena cuaca buruk di AS mengganggu penanaman jagung, sementara itu para traders terus memonitor cuaca dingin dan berharap adanya cuaca kering di Eropa.

Harga gandum September di Euronext Paris, ditutup naik 1.6% menjadi 202.00 euro per ton.

Harga gandum Mei di CBOT naik 1.75 sen (0.28%) menjadi $6.2975 per bushel

Perkiraan akan adanya cuaca dingin di Perancis dan cuaca kering yang terjadi dinegara Eropa yang lain terus diperhatikan oleh trader. Panen gandum di musim semi ini turun dari jumlah tertingginya di 2020 menurut kementrian pertanian pada hari Selasa.

Di Jerman permintaan dari luar negeri untuk gandum Jerman berkurang, walaupun Rusia menaikkan pajak ekspor. Pengurangan permintaan gandum terutama dari negara-negara Islam karena bulan Ramadan, seperti Timur Tengah dan Afrika Utara karena kegiatan pembelian berkurang.

Import gandum Inggris pada bulan Februari totalnya 94,956 ton turun dari 106,531 ton dari bulan Januari, import terendah di tahun 2020/21, turunnya import karena masa transisi setelah perjanjian dagang antara Inggris dan Uni Eropa berakhir.
Negara yang terbanyak mengirim gandum ke Inggris adalah Jerman dengan pengiriman sebsar 475,941 ton.

Harga gandum pada penutupan pasar hari Selasa karena Rusia membuat rumus baru untuk pengenaan pajak ekspor dimulai 2 Juni.

Laporan Permintaan dan Persediaan Bulanan WASDE bulan April
Perkiraan Persediaan gandum AS di bulan April 2020/21 sedikit karena penggunaan gandum domestik, tidak berubahnya ekspor dan tingginnya persediaan akhir. Perkiraan persediaan akhir 2020/21 naik 852 juta bushel tapi masih 17% dibawah tahun lalu.

Harga rata-rata gandum tidak berubah $5.00 per bushel.

Perkiraan persediaan gandum di 2020/21 turun karena meningkatnya konsumsi dan meningkatnya ekspor sehingga persediaan turun pada bulan April ini. Persediaan gandum global turun 0.5 juta ton menjadi 1,076.5 juta ton. Produksi gandum tetap 776.5 juta.

Konsumsi gandum dunia di 2020/21 naik 5.1 juta ton menjadi 781 juta, karena meningkatnya penggunaan gandum untuk makanan ternak di Cina.
Perkiraan perdagangan global dari gandum naik 1.2 juta ton menjadi 198.9 juta ton karena meningkatnya ekspor dari Rusia dan Uni Eropa. Ekspor Rusia naik 0.5 juta ton menjadi 39.5 juta ton karena pajak ekspor akan dinaikkan. Ekspor Uni Eropa naik 0.5 juta ton menjadi 27.5 juta.

Perkiraan persediaan akhir gandum global turun 5.7 juta ton menjadi 295.5 juta karena penurunan dari persediaan dari Cina. Persediaan di Cina turun untuk pertama kalinya dalam 8 tahun.

South Korea Major Feed Mill Group (MFG) mengeluarkan tender di pasar Internasional untuk membeli gandum 70,000 ton gandum untuk makanan ternak. Jatuh tempo tender sampai hari Selasa 13 April.

Analisa tehnikal untuk gandum dengan support pertama di $6.20 dan berikut ke $6.10 sedangkan resistant pertama di $6.45 dan berikut ke $6.49.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting
Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here