Harga Kopi Arabika Naik Ke Harga Tertinggi 3 1/2 minggu

214

(Vibiznews – Commodity) – Harga kopi pada penutupan pasar hari Rabu naik dengan harga kopi Arabika naik ke harga tertinggi 3 ½ minggu dan harga kopi Robusta naik ke harga tertinggi 2 minggu.

Harga kopi Arabika Mei di ICE New Yok naik $2.05 (1.58%) menjadi $132.10 dan harga kopi Robusta Mei di ICE London naik 1.56%.
Kenaikan harga terjadi karena turunnya ekspor Brazil, menurut melaporkan bahwa total ekspor turun sebesar 1.6% menjadi 3,438,538 kantong.

Somar Meterologia pada hari Senin melaporkan bahwa curah hujuan pada minggu yang turun di Minas Gerais perkebunan kopi terbesar di Brazil sebesar 4.7 mm atau hanya 22% dari rata-rata.

Citigroup pada hari Selasa mengatakan bahwa pasar kopi akan menjadi defisit 7.5 juta kantong di 2021/22.

The National Federation of Coffee Growers pada hari Kamis lalu mengatakan bahwa ekspor kopi Colombia pada bulan Maret naik 21% dari tahun lalu menjadi 1.143 juta kantong. Colombia adalah negara produsen kopi Arabika terbesar nomor dua dunia.
Harga kopi mengalami tekanan turun karena penularan covid kembali meningkat sehingga lockdown berlangsung lagi sehingga restoran dan kafe ditutup membuat penurunan dari permintaan kopi.

Selama 7 hari rata-rata di AS penambahan pasien baru sebesar 71,343 pada hari Selasa tertinggi selama 7 minggu. Demikian juga di Perancis dilakukan perpanjangan lockdown selama 4 minggu ke depan karena peningkatan penularan virus Covid.

The National Coffee Association pada 1 April melaporkan bahwa pemesanan kopi on- the – go – coffee naik 30% dari bulan Januari 2020 karena banyak orang sudah masuk ke kantor. Konsumsi kopi di rumah juga meningkat 8 % dari Januari 2020.

Brazil’s Cooxupe coop pada 1 April memperkirakan produksi kopi di 2021 sebesar 7.49 juta kantong turun 32% dari 10.99 kantong di tahun 2020, karena cuaca kering dan panas.

Laporan ICO pada 1 April bahwa ekspor kopi dunia pada bulan Februari turun 6.1% dari tahun lalu menjadi 10.48 juta kantong. Ekspor kopi dari Oktober – Februari naik 2.5% dari tahun lalu menjadi 52.81 juta kantong.

Data pada hari Senin dari Vietnam’s General Satistics Office ekspor kopi Vietnam dari Januari – Maret turun 17% dari tahun lalu menjadi 428,000 MT.

Persediaan kopi yang dalam pengawasan ICE naik selama 5 bulan terakhir. Persediaan kopi Arabika pada hari Selasa naik ke jumlah tertinggi 11 ½ bulan menjadi 1.871 juta kantong dari jumlah terendah 21 tahun di 5 Oktober. Persediaan kopi Robusta pada 25 Maret lalu naik ke jumlah tertinggi 1 tahun naik dari jumlah terendah 2 tahun di 10,808 lot di 14 Oktober.

Persediaan kopi pada hari Rabu sebesar 1,870 juta kantong.

Analisa tehnikal untuk kopi Arabika dengan support pertama $128, berikut ke $125 sedangkan resistant pertama di $132 dan berikut ke $134.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting
Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here