Forex Eropa GBPUSD 16 April: Rally Poundsterling Dihentikan Lonjakan Data Ritel AS

357
Photo by Vibizmedia

(Vibiznews-Forex) – Posisi poundsterling dalam pair GBPUSD pada perdagangan forex sesi Eropa hari Jumat (16/4/2021) bergerak bearish hingga menembus posisi support lemah hariannya setelah 4 hari berturut rally dan mencetak posisi tertinggi sepekan. Poundsterling tertekan oleh bangkitnya  kekuatan dolar AS meskipun posisi yield oblgasi AS tenor 10-tahun terendah 5 pekan.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya bergerak terbatas di pasar uang Eropa setelah bangkit dari posisi terendah 3,5 minggu  pada sesi Asia. Dolar AS mendapat kekuatan dari rilis data penjualan ritel Amerika Serikat yang melonjak tinggi ke posisi tertinggi sejak Mei 2020 dan data klaim pengangguran mingguan yang menurun.

Prospek pembukaan kembali ekonomi yang kuat di Inggris terus mendukung sentimen bagi poundsterling, bahkan setelah Perdana Menteri Inggris Boris Johnson memperingatkan pada hari Selasa bahwa kasus akan meningkat sekali lagi karena pelonggaran pembatasan dan bahwa penurunan kematian COVID-19 sebagian besar disebabkan oleh lockdown tiga bulan, bukan program vaksinasi.

Silahkan klik jika ingin join Telegram Vibiznews

Namun perkiraan pengurangan pasokan vaksin Covid Inggris pada bulan April menimbulkan keraguan tentang apakah pemerintah akan dapat memenuhi rencananya untuk mencabut semua pembatasan pada musim panas.

Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair GBPUSD melemah, dan kini pair berada di posisi 1.3764 yang sedang mendaki  ke 1.3786. Jika tembus akan naik terus ke resisten kuatnya di 1.3807 – 1.3840. Namun jika tertekan kembali, pair turun menuju posisi 1.3715 sebelum ke support terakhir di 1.3708 – 1.3675.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here