IHSG Jumat Siang Terkoreksi Tipis ke Level 6.075; Tertahan Setelah Rally 2 Hari

144
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Jumat siang ini (15/4) terpantau terkoreksi tipis 3,611 poin (0,06%) ke level 6.075,890 setelah dibuka naik ke level 6.111,534. IHSG tertahan di dua zona setelah menguat dua hari, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed di tengah pertumbuhan GDP China Q1 yang agak di bawah ekspektasi, dengan Wall Street menguat dan cetak rekor.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau menguat 0,15% atau 22 poin ke level Rp 14.597, dengan dollar AS di pasar uang Asia naik setelah rebound terbatas di sesi global sebelumnya; keluar dari 3,5 minggu terendahnya namun tetap akan membukukan loss mingguan oleh pasar mencermati tingkat inflasi AS yang masih rendah. Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.615.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 32,033 poin (0,53%) ke level 6.111,534. Sedangkan indeks LQ45 naik 4,926 poin (0,54%) ke level 913,361. Siang ini IHSG melemah tipis 3,611 poin (0,06%) ke level 6.075,890. Sementara LQ45 terlihat turun 0,34% atau 3,103 poin ke level 905,332.

Siang ini enam dari sepuluh sektor tampak mengalami pelemahan. Sektor yang mencatat penurunan tertinggi adalah sektor industry dasar yang merosot 0,56%, diikuti sektor property yang turun 0,49%.

Tercatat sebanyak 209 saham naik, 235 saham turun dan 187 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 662,91 kali transaksi sebanyak 10,82 miliar lembar saham senilai Rp 5,227 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat umumnya mixed, di antaranya Indeks Nikkei yang menanjak 0,10%, dan Hang Seng yang naik 0,05%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain Bank Bumi Arta (BNBA) -6,85%, Tower Bersama (TBIG) -1,92%, Bank BTN (BBTN) -1,85%, dan PGN (PGAS) -1,66%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini tertahan di dua zona setelah menguat dua hari sebelumnya, sementara bursa kawasan Asia siang ini mixed di tengah pertumbuhan GDP China Q1 yang di bawah ekspektasi. Berikutnya IHSG kemungkinan akan agak berkonsolidasi karena masih diintip profit taking pendek, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.231 dan 6.394. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5.825, dan bila tembus ke level 5.735.

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here