Inflasi AS yang Wajar dan Indikasi Pemulihan — Global Market Outlook, 19-23 April 2021 by Alfred Pakasi

481

(Vibiznews – Editor’s Note) – Pasar investasi global pada minggu lalu diwarnai dengan sejumlah isyu, di antaranya:

  • Pasar cenderung menerima pernyataan the Fed bahwa kenaikan inflasi AS itu wajar dan bersifat sesaat.
  • Pemulihan ekonomi global menjadi perhatian pasar dengan kemajuan vaksinasi yang berlanjut, dan penularan virus di Eropa yang mulai berkurang.
  • Pasar memerhatikan pergerakan dari yields Treasury 10 tahun AS yang berbalik turun, setelah berminggu–minggu lamanya menanjak.

Untuk korban virus, berita resmi terakhirnya, sudah sekitar 140.5 juta orang terinfeksi di dunia dan 3.01 juta orang meninggal, dan menyebar ke 218 negara dan teritori.

Pasar saham dunia bias menguat, harga emas menguat, dan US dollar masih terkoreksi.

Minggu berikutnya, isyu antara perkembangan pandemi virus corona dan prospek pemulihan ekonomi dunia akan kembali mewarnai pergerakan pasar. Seperti apa dinamika pasar hari-hari ini? Berikut detail dari Vibiznews Global Market Review and Outlook 19-23 April 2021.

===

Pasar Forex

Minggu lalu di pasar forex, mata uang dollar secara umum terkoreksi di minggu keduanya tergelincir ke level satu bulan terendahnya, dengan pasar menerima pernyataan the Fed bahwa tingkat inflasi AS masih termasuk rendah serta yields US Treasury yang cenderung turun walau agak naik di akhir pekan, di mana indeks dolar AS secara mingguan berakhir melemah ke 91.54. Sementara itu, pekan lalu euro terhadap dollar terpantau menguat ke 1.1982. Untuk minggu ini, nampaknya euro akan berada antara level resistance pada 1.2066 dan kemudian 1.2113, sementara support pada 1.1861 dan 1.1704.

Pound sterling minggu lalu terlihat menguat ke level 1.3832 terhadap dollar. Untuk minggu ini pasar berkisar antara level resistance pada 1.3919 dan kemudian 1.4001, sedangkan support pada 1.3670 dan 1.3566. Untuk USDJPY minggu lalu berakhir melemah ke level 108.74.  Pasar di minggu ini akan berada di antara resistance level pada 110.97 dan 111.30, serta support pada 108.40 serta level 106.65. Sementara itu, Aussie dollar terpantau menguat ke level 0.7733. Range minggu ini akan berada di antara resistance level di 0.7849 dan 0.7884, sementara support level di 0.7531 dan 0.7462.

Pasar Saham

Untuk pasar saham kawasan, pada minggu lalu di regional Asia secara umum mixed dan bias menguat dengan GDP China yang menguat agak di bawah ekspektasi serta Wall Street yang menanjak mencetak rekor. Indeks Nikkei secara mingguan terpantau berakhir melemah ke level 29,683. Rentang pasar saat ini antara level resistance di level 30,485 dan 30,714, sementara support pada level 28,953 dan 27,630. Sementara itu, Indeks Hang Seng di Hong Kong minggu lalu berakhir menguat ke level 28,970. Minggu ini akan berada antara level resistance di 29,596 dan 31,183, sementara support di 27,505 dan 27,457.

Bursa saham Wall Street minggu lalu terpantau lanjut menguat dan mencetak rekor didorong oleh laporan keuangan yang solid dari perusahaan blue chips dan indikasi kebangkitan ekonomi AS. Dow Jones secara mingguan menguat ke level 34,200.7, mencetak rekor baru, dengan rentang pasar berikutnya antara resistance level pada 34,257 dan 34,700, sementara support di level 33,340 dan 32,905. Index S&P 500 minggu lalu menguat dalam rekor ke level 4,180.6, dengan berikutnya range pasar antara resistance di level 4192 dan 4400, sementara support pada level 4061 dan 3943.

Pasar Emas

Untuk pasar emas, minggu lalu terpantau menguat ke posisi 7 minggu tertingginya oleh melemahnya dollar dan turunnya yields US Treasury, sehingga harga emas spot secara mingguan menguat ke level $1,776.68 per troy ons. Untuk sepekan ke depan emas akan berada dengan rentang harga pasar antara resistant di $1784 dan berikut $1805, serta support pada $1723 dan $1676.

 

Kalau kita amati, pasar sering digerakkan oleh “sentiment”. Ada kalanya bergerak dengan tenang, lain kali begitu sepertinya luar biasa –“liar” sebut sebagian orang– manakala sentimen merebak kuat di antara pelaku pasar. Namun apa atau siapa yang memicu sentimen itu, dan seperti apa spekulasinya, itu yang sering tidak dipahami oleh banyak investor individual. Dalam hal ini, Vibiznews sangat familiar terhadap gonjang-ganjing pasar sedemikian itu. Mari menelusuri pasar bersama-sama, dan rebut gain Anda, karena kami ada semata untuk sukses investasi Anda, pembaca setia Vibiznews!

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here