Harga Emas Naik Tertinggi 7 Minggu

244

(Vibiznews – Commodity) Harga Emas mencapai puncak lebih dari tujuh minggu pada hari Senin (19/04) terpicu pelemahan dolar AS dan imbal hasil Treasury AS yang lebih rendah mengangkat daya tarik logam mulia bahkan ketika selera untuk aset berisiko tetap kuat.

Harga emas spot naik 0,6% menjadi $ 1.788,31 per ons, tertinggi sejak 25 Februari.

Harga Emas berjangka AS naik 0,3% menjadi $ 1.788 per ons.

Imbal hasil Treasury AS 10-tahun turun tipis menuju posisi terendah multi-minggu yang disentuh minggu lalu. Hasil obligasi yang lebih rendah mengurangi biaya peluang memegang emas tanpa bunga.

Indeks dolar AS jatuh ke level terendah sekitar sebulan terhadap para pesaingnya, membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.

Dolar AS melemah dan imbal hasil Treasury tetap lemah setelah Federal Reserve AS menegaskan kembali pandangannya bahwa lonjakan inflasi kemungkinan hanya bersifat sementara.

Federal Reserve AS telah menegaskan kembali pendiriannya untuk menjaga kebijakan moneter akomodatif. Penguatan emas mengikuti lonjakan saham dunia karena pasar secara umum optimis tentang prospek pemulihan ekonomi global dari pandemi COVID-19.

Di tempat lain, perak naik 0,4% menjadi $ 26,05 per ons setelah mencapai level tertinggi hampir satu bulan di sesi terakhir. Palladium naik 1,7% menjadi $ 2.827,20, sementara platinum naik 1% menjadi $ 1.213,50.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga emas berpotensi naik jika pelemahan dolar AS dan imbal hasil Treasury AS terus berlanjut. Harga emas spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $ 1.793-$ 1.804. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $ 1.776-$ 1.770.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here