IHSG Senin Siang Terkoreksi 0,5% ke Level 6.053; Koreksi Setelah Rally 3 Hari

224
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Senin siang ini (19/4) terpantau terkoreksi 32,665 poin (0,54%) ke level 6.053,593 setelah dibuka naik ke level 6.093,677. IHSG terkoreksi setelah rally tiga hari, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed bias menguat di tengah ekspektasi investor berlanjutnya kebijakan moneter longgar dan Wall Street akhir pekan yang mencetak rekor.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau menguat tipis 0,02% atau 3 poin ke level Rp 14.562, dengan dollar AS di pasar uang Asia merangkak naik setelah turun di sesi global sebelumnya; berupaya bangkit dari satu bulan terendahnya di tengah turunnya yields US Treasury dan pasar menerima pernyataan the Fed bahwa tingkat inflasi AS masih wajar. Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.565.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 23,418 poin (0,39%) ke level 6.093,677. Sedangkan indeks LQ45 naik 0,389 poin (0,04%) ke level 908,057. Siang ini IHSG terkoreksi 32,665 poin (0,54%) ke level 6.053,593. Sementara LQ45 terlihat turun 0,58% atau 5,252 poin ke level 902,416.

Siang ini delapan dari sepuluh sektor tampak mengalami pelemahan. Sektor yang mencatat penurunan tertinggi adalah sektor industry dasar yang merosot 1,71%, diikuti sektor perdagangan yang turun 1,03%.

Tercatat sebanyak 218 saham naik, 241 saham turun dan 165 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 622,55 kali transaksi sebanyak 9,30 miliar lembar saham senilai Rp 5,021 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat umumnya bias menguat, di antaranya Indeks Nikkei yang menanjak 0,15%, dan Hang Seng yang naik 0,79%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain Indah Kiat (INKP) -5,54%, Bank Bumi Arta (BNBA) -4,90%, Elang Mahkota (EMTK) -4,71%, dan Bank Net Syariah (BANK) -3,96%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini terkoreksi setelah rally tiga hari sebelumnya, sementara bursa kawasan Asia siang ini mixed bias menguat di tengah ekspektasi berlanjutnya moneter longgar dan Wall Street akhir pekan yang mencetak rekor. Berikutnya IHSG kemungkinan akan agak berkonsolidasi karena sedang dihadang profit taking pendek, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.231 dan 6.394. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5.825, dan bila tembus ke level 5.735.

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here