IHSG Selasa Siang Melemah 0,8% ke Level 6.001; Dipimpin Sektor Keuangan dan Searah Bursa Asia

126
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa siang ini (20/4) terpantau melemah 50,733 poin (0,84%) ke level 6.001,807 setelah dibuka turun ke level 6.022,462. IHSG terkoreksi profit taking searah dengan regional, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya bias melemah setelah China mempertahankan suku bunga kredit acuannya dan Wall Street ditutup dengan koreksi.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau lompat menguat 0,27% atau 39 poin ke level Rp 14.508, dengan dollar AS di pasar uang Asia bergeser turun setelah melemah 2 hari di sesi global sebelumnya; tertekan ke 6 minggu terendahnya oleh rally euro karena bergulirnya vaksinasi di Eropa ditambah turunnya yields US Treasury. Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.547, dan berada di sekitar 2 minggu terkuatnya.

Mengawali perdagangannya, melemah 30,079 poin (0,50%) ke level 6.022,462. Sedangkan indeks LQ45 turun 6,102 poin (0,68%) ke level 897,049. Siang ini IHSG terkoreksi 50,733 poin (0,84%) ke level 6.001,807. Sementara LQ45 terlihat turun 0,88% atau 7,920 poin ke level 895,231.

Siang ini delapan dari sepuluh sektor tampak mengalami pelemahan. Sektor yang mencatat penurunan tertinggi adalah sektor keuangan yang merosot 1,74%, diikuti sektor pertambangan yang turun 1,35%.

Tercatat sebanyak 189 saham naik, 269 saham turun dan 173 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk agak moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 526,33 kali transaksi sebanyak 7,79 miliar lembar saham senilai Rp 4,763 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat umumnya bias melemah, di antaranya Indeks Nikkei yang merosot 2,21%, dan Hang Seng yang flat 0,00%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain Bank Bumi Arta (BNBA) -6,91%, Merdeka Cooper (MDKA) -6,30%, Bank Syariah (BRIS) -3,66%, dan Bank BRI (BBRI) -3,20%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini terkoreksi profit taking didorong sentimen regional, sementara bursa kawasan Asia siang ini melemah setelah China mempertahankan suku bunga kredit acuannya dan Wall Street ditutup terkoreksi. Berikutnya IHSG kemungkinan akan tetap di zona merah dengan berkurang loss-nya, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.115 dan 6.231. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5.883, dan bila tembus ke level 5.735.

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group
Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here