Harga Minyak Sawit Naik Mengikuti Kenaikan Harga Minyak Kedelai

189

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak sawit pada penutupan pasar hari Selasa naik karena naiknya harga minyak mentah dan harga minyak kedelai dan juga ekspor minyak sawit meningkat dari 1 – 20 April.

Harga minyak sawit Juli pada penutupan pasar hari Selasa di Bursa Malaysia Derivatives Exchange naik 94 ringgit atau 2.53% menjadi 3,804 ringgit ($924.87) per ton, berbalik dari turun 0.8% pada siang hari.

Cargo Surveyors Malaysia mengatakan bahwa ekspor minyak sawit Malaysia dari 1-20 April meningkat antara 10% sampai 12.7% dari bulan lalu. Kenaikan pengiriman turun tidak sesuai dengan yang diperkirakan trader.

Peningkatan penderita covid-19 di India semakin tinggi, sehingga India yang merupakan importir terbesar minyak nabati dunia akan mengurangi permintaanya.

Uni Eropa pembeli terbesar ke tiga dari minyak sawit Malaysia mengimpor 4.23 juta ton di 2020/21 turun 4.55 juta ton dari tahun lalu, menurut European Commission.

Harga minyak mentah naik karena melemahnya dolar AS sehingga membuat harga komoditas lain naik, kenaikan harga minyak mentah juga disebabkan oleh turunnya persediaan minyak mentah di AS. Peningkatan harga minyak mentah mendorong naiknya permintaan biodiesel yang dari minyak sawit sehingga persediaan minyak sawit berkurang.

Permintaan akan biofuels akan meningkat sejalan dengan himbauan untuk lebih menggunakan bahan bakar nabati dibanding bahan bakar fossil.

Harga minyak kedelai di Bursa Dalian naik 1.3% dan harga minyak sawit naik 1.8%. Harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade naik 0.8% .

Analisa Tehnikal untuk minyak sawit dengan support pertama di 3,650 ringgit kemudian ke 3,600 ringgi sedangkan resistant pertama di 3,720 ringgit dan berikut ke 3,780 ringgit.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting
Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here