IHSG Kamis Siang Melemah Terbatas ke Level 5.984; Fluktuatif dan Aksi Jual Investor Asing

121
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Kamis siang ini (22/4) terpantau melemah terbatas 9,459 poin (0,16%) ke level 5.983,783 setelah dibuka naik ke level 6.022,110. IHSG fluktuatif di dua zona lalu terkoreksi aksi jual investor asing, sementara bursa kawasan Asia siang ini bias menguat dipimpin bursa Jepang, bangkit dari koreksi tajam sebelumnya, dengan Wall Street menguat oleh optimisme pembukaan ekonomi.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau menguat 0,07% atau 10 poin ke level Rp 14.530, dengan dollar AS di pasar uang Asia bergerak terbatas setelah balik melemah di sesi global sebelumnya; di sekitar 7 minggu terendahnya oleh menurunnya yields US Treasury dan pasar menantikan rilis dari Eropa (ECB). Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.540.

Mengawali perdagangannya, IHSG rebound 28,868 poin (0,48%) ke level 6.022,110. Sedangkan indeks LQ45 naik 5,650 poin (0,63%) ke level 898,439. Siang ini IHSG melemah 9,459 poin (0,16%) ke level 5.983,783. Sementara LQ45 terlihat naik 0,10% atau 0,860 poin ke level 893,649.

Siang ini tujuh dari sepuluh sektor tampak mengalami pelemahan. Sektor yang mencatat penurunan tertinggi adalah sektor perdagangan yang merosot 1,04%, diikuti sektor industri dasar yang turun 0,85%.

Tercatat sebanyak 172 saham naik, 268 saham turun dan 189 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk agak moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 552,62 kali transaksi sebanyak 9,55 miliar lembar saham senilai Rp 4,949 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat umumnya bias menguat, di antaranya Indeks Nikkei yang menanjak 2,00%, dan Hang Seng yang naik 0,46%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain Elang Mahkota (EMTK) -4,18%, Japfa (JPFA) -4,07%, Wismilak (WIIM) -3,96%, dan United Tractors (UNTR) -3,00%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini fluktuatif lalu terkoreksi aksi jual investor asing, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya menguat dipimpin bursa Jepang yang bangkit, dengan Wall Street menguat oleh optimisme pembukaan ekonomi. Berikutnya IHSG kemungkinan akan tetap terkoreksi dengan berkurang loss-nya, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.115 dan 6.231. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5.883, dan bila tembus ke level 5.735.

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here