Rekomendasi Minyak 23 April 2021: Tertekan Banyak Faktor

183

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak mentah benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan dibawah tekanan disekitar $61.38 dan kelihatannya akan memperpanjang kerugiannya untuk hari ketiga berturut-turut ditengah sejumlah faktor fundamental yang negatif.

Alasan utama terjadinya aksi jual di pasar minyak mentah adalah naiknya kasus covid – 19 di Asia, khususnya di India dan Jepang, yang menyulut ketegangan mengenai pemulihan ekonomi global dan prospek permintaan minyak mentah.

Katalisator selanjutnya adalah kenaikan yang tidak terduga dari persediaan minyak mentah AS pada minggu lalu. Energy Information Administration (EIA) merilis data pada hari Rabu yang menunjukkan persediaan minyak mentah komersial AS naik sebanyak 600.000 barel ke 493 juta barel pada minggu yang berakhir tanggal 16 April dibandingkan dengan yang diperkirakan penurunan sebanyak 4.4 juta barel.

Selanjutnya bangkitnya dollar AS secara luas ditengah sentimen pasar yang bervariasi dan bagusnya data ekonomi AS yang ditunjukkan oleh data klaim pengangguran AS. klaim pengangguran AS yang keluar mengatasi dari yang diperkirakan dengan angka di 547.000, lebih baik daripada yang diperkirakan di 607.000 maupun daripada minggu sebelumnya di 576.000. Penurunan dari level diatas 700.000 ke 576.000 pada minggu lalu merupakan kejutan positip yang disambut gembira oleh pasar dan para ekonom memperkirakan terjadinya konsolidasi pada angka klaim pengangguran minggu ini naik ke 607.000.

Faktor terakhir adalah tetap tingginya ekspor minyak mentah Iran, dengan total sekitar 500.000 barel per hari di bulan April.

“Support” terdekat menunggu di $61.13 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $59.87  dan kemudian $58.26. “Resistance” yang terdekat menunggu di $63.86 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $64.20 dan kemudian $65.04.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here