IHSG Senin Siang Terkoreksi ke Level 5.980; Bergerak Sideways di Area Konsolidasi

190
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Senin siang ini (26/4) terpantau terkoreksi 36,168 poin (0,60%) ke level 5.980,696 setelah dibuka turun ke level 5.985,040. IHSG sideways dengan terkoreksi dari penguatan sesi hari sebelumnya, sementara bursa kawasan Asia siang ini variatif di tengah investor mencermati penyebaran virus di India, dengan Wall Street sebelumnya ditutup melemah.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau menguat 0,36% atau 53 poin ke level Rp 14.494, dengan dollar AS di pasar uang Asia bergerak turun setelah melemah di sesi global sebelumnya; di posisi 7 minggu terendahnya oleh perkiraan investor bahwa the Fed belum akan mengubah kebijakan QE – quantitative easing dalam pembelian obligasi.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 31,824 poin (0,53%) ke level 5.985,040. Sedangkan indeks LQ45 turun 6,513 poin (0,72%) ke level 896,230. Siang ini IHSG terkoreksi 36,168 poin (0,60%) ke level 5.980,696. Sementara LQ45 terlihat turun 0,77% atau 6,930 poin ke level 895,813.

Siang ini tujuh dari sepuluh sektor tampak mengalami pelemahan. Sektor yang mencatat penurunan tertinggi adalah sektor keuangan yang merosot 1,27%, diikuti sektor industri dasar yang turun 1,16%.

Tercatat sebanyak 180 saham naik, 267 saham turun dan 174 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk agak moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 542,78 kali transaksi sebanyak 7,96 miliar lembar saham senilai Rp 4,631 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat umumnya mixed, di antaranya Indeks Nikkei yang menanjak 0,46%, dan Hang Seng yang turun 0,03%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Adi Sarana (ASSA) -5,90%, Matahari (LPPF) -5,85%, JAPFA (JPFA) -4,61%, dan Bank Net Syariah (BANK) -3,60%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini sideways dengan terkoreksi dari penguatan sebelumnya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya variatif di tengah investor mencermati perkembangan penyebaran virus di India. Berikutnya IHSG kemungkinan akan masih dihadang di sekitar area konsolidasinya, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.115 dan 6.231. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5.883, dan bila tembus ke level 5.735.

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here