Rupiah Awal Pekan Ditutup Menguat ke Rp14.485/USD, Dollar di Eropa Tertekan Perkiraan Langkah the Fed

213
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang awal pekan Senin sore ini (26/4), nilai tukar rupiah terhadap dollar ditutup menguat, menambah gain dari sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa bergerak turun setelah melemah di sesi global sebelumnya. Rupiah terhadap dollar AS petang ini menguat 0,43% atau 62 poin ke level Rp 14.485 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.547.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka menguat ke Rp 14.515 kemudian bergerak menguat ke Rp14.476, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 14.485. Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar bergerak turun di pasar uang Eropa setelah melemah; di sekitar 7 minggu terendahnya oleh perkiraan investor bahwa the Fed belum akan mengubah kebijakan QE untuk pembelian obligasi.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, petang hari WIB ini turun ke level 91,80, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 90,83.

Sementara itu, IHSG Senin di akhir sesi, terpantau melemah 52,043 poin (0,86%) ke level 5.964,821, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya variatif di tengah investor mencermati perkembangan penyebaran virus di India.

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini melemah, dengan dollar di pasar Eropa menurun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp14.470 – Rp14.634.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here