IHSG Senin Siang Melemah 0,8% ke Level 5.946; Koreksi Hari Kedua, Bursa Asia Sedang Mixed

165
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Senin siang ini (3/5) terpantau melemah 49,481 poin (0,83%) ke level 5.946,135 setelah dibuka turun ke level 5.989,244. IHSG mengawali di dua zona lalu tergerus lagi di hari keduanya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya variatif di tengah investor mengkhawatirkan kenaikan penularan virus di India serta bursa Jepang dan China yang tutup berlibur.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau melemah tipis 0,10% atau 15 poin ke level Rp 14.465, dengan dollar AS di pasar uang Asia bergerak terbatas setelah melejit 2 hari di sesi global sebelumnya; agak tertahan pergerakannya oleh investor menantikan sederet data ekonomi AS minggu ini untuk arah pasar ke depannya. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.450.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 6,372 poin (0,11%) ke level 5.989,244. Sedangkan indeks LQ45 turun 1,649 poin (0,18%) ke level 892,076. Siang ini IHSG melemah 49,481 poin (0,83%) ke level 5.946,135. Sementara LQ45 terlihat turun 1,06% atau 9,496 poin ke level 884,229.

Siang ini empat dari sepuluh sektor tampak mengalami pelemahan. Sektor yang mencatat penurunan tertinggi adalah sektor keuangan yang merosot 0,99%, diikuti sektor perdagangan yang turun 0,63%.

Tercatat sebanyak 158 saham naik, 306 saham turun dan 160 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 685,57 kali transaksi sebanyak 10,92 miliar lembar saham senilai Rp 5,454 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat umumnya melemah, di antaranya Indeks Straits Times yang merosot 1,31%, dan Hang Seng yang turun 1,48%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain Matahari Dept Store (LPPF) -6,67%, Merdeka Cooper (MDKA) -4,20%, BRI Agro (AGRO) -3,80%, dan Tower Bersama (TBIG) -3,58%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini dari dua zona lalu tergerus di hari keduanya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya variatif di tengah investor mengkhawatirkan kenaikan penularan virus di India. Berikutnya IHSG kemungkinan masih akan bertahan di zona merahnya, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.115 dan 6.231. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5.883, dan bila tembus ke level 5.735.

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group
Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here