Weekly Market Review Soft Commodities, Coffee, Sugar, Cocoa

346

(Vibiznews – Commodity) –  Pada penutupan pasar hari Jumat 30 April 2021  harga soft commodities    mixed, dengan harga kopi  turun karena menguatnya indeks dolar AS  dan  harga kopi Robusta   naik ke harga tertinggi  1 ¾ bulan, harga gula   di London   turun mencapai harga terendah 3 ¾ minggu    dan  harga kakao  turun tajam karena melimpahnya persediaan.

Harga kopi pada penutupan pasar hari Jumat mixed, dengan harga kopi Robusta mencapai harga tertinggi 1 ¾ bulan di London. Sedangkan kopi Arabika harganya turun karena menguatnya indeks dolar AS pada hari Jumat sehingga para trader melakukan penutupan posisi pada akhir minggu.

Harga gula pada penutupan pasar hari Jumat mixed dengan harga gula di London kembali mencapai harga terendah 2 minggu. Likuidasi terjadi bahwa setelah Laporan Rabobank.

Harga kakao pada penutupan pasar hari Jumat turun tajam mencapai harga terendah 2 ½ minggu dan harga kakao di London mencapai harga terendah 3 ¾ minggu. Melimpahnya persediaan kakao setelah pada hari Kamis persediaan kakao dalam pengawasan ICE naik ke jumlah tertinggi 2 ¾ tahun.

Adapun penggerak pasar pada minggu ini adalah sebagai berikut :

KOPI

Harga kopi Arabika Juli di ICE New York turun $1.55 (1.08%) menjadi $141.45 dan harga kopi Robusta di ICE Lndon naik 0.28%.

Faktor penggerak pasar Kopi:

  • Produksi kopi  dunia  di 2020/21 ( Oktober – September)  naik 1.9%   dari tahun lalu menjadi    896   juta kantong menurut ICO.
  • Konsumsi kopi global di 2020/21 naik 1.3% dari tahun lalu menjadi  629 juta kantong menurut ICO.
  • Pasar kopi dunia di  2020/21    akan menjadi surplus  tertinggi 3 tahun di   258 juta kantong dari  perkiraan sebelumnya 4.148 juta kantong di 2019/20.
  • Produksi kopi Arabika Brazil di 2021  diperkirakan akan turun   32% dari tahun lalu menjadi 7.49 juta kantong dari 10.99 juta kantong di 2020 menurut Brazil Cooxupe coop.
  • Ekspor kopi Brazil di Oktober – Februari naik 2.5% dari tahun lalu menjadi 52.81 juta kantong.
  • Produksi kopi Robusta di Brazil di 2021 diperkirakan akan naik 16% dari tahun lalu menjadi 16.6 juta kantong.
  • Ekspor kopi Colombia pada bulanMaret naik 21 % dari tahun lalu menjadi 1. 143 juta  kantong menurut the National Federation of Coffee Growers
  • Perkiraan produksi kopi di Colombia stabil pada tahun 2021 sebesar 14 juta kantong menurut the Colombian Federation of Coffee Growers.
  • Produksi kopi Arabika global di  Oktober –  Januari naik  7% menjadi   41.876   juta kantong menurut ICO.
  • Produksi kopi robusta Vietnam akan turun 10 – 15% pada tahun 2021 karena bencana alam dan penurunan investasi menurut The Vietnam Coffee Association.
  • Ekspor kopi Robusta Vietnam di  Januari –  April 2021 turun  6% dari tahun lalu menjadi    563,000 MT menurut  Vietnam’s General Statistics Office .
  • Persediaan kopi hijau di AS pada bulan  Maret  turun  9% dari bulan lalu dan 5.7% dari tahun lalu menjadi 5.679 juta kantong  menurut The Green Coffee Association.

Analisa tehnikal untuk kopi dengan support pertama di $ 138 dan berikut ke  $134  sedangkan resistant pertama di $ 148  dan berikut ke $ 151.

  GULA

Harga gula Juli di ICE New York naik 5 sen (0.30%) menjadi $16.98 dan harga gula Agustus di ICE London turun 1.06%.

Faktor Penggerak Pasar Gula:

  • Produksi gula dunia di 2020/21 ( April / Maret) naik 0.9% dari tahun lalu menjadi 171.1 MT  setelah turun 8.4%  di 2019/20 menjadi 169.6 MMT menurut ISO.
  • Pasar gula dunia di 2020/21 akan defisit   8  MMT   dari surplus  900,000 MT di 2019/20 menurut ISO.
  • Produksi gula Brazil, negara produsen gula terbesar di dunia di tahun 2020/21 diperkirakan  akan naik 32 % dari tahun lalu menjadi 39.3 MMT dari 29.8 MMT di 2019/20  menurut CONAB.
  • Persentase tebu yang dijadikan gula naik 46.4% di 2020/21 dari 34.9% di 2019/20 karena turunnya permintaan etanol menurut CONAB.
  • Perkiraan produksi gula India di 2020/21 akan meningkat  9% dari tahun lalu menjadi  9 MMT  menurut Indian Sugar Mills Association (ISMA)
  • Perkiraan ekspor gula India di 2020/21 sebesar 4.3 MMT akan turun 25% dari 2019/20 menurut All India Sugar Trade Association.
  • Produksi gula Thailand di 2020/21 dari 10 Desember – 15 Maret turun 8.2% dari tahun lalu menjadi 7.5 MMT Menurun The Thailand’s Office of Cane & Sugar Board .
  • Perkiraan produksi gula Uni Eropa di 2021/22 akan turun 12% menjadi 15.4 MMT menurut the European Commission.

Analisa tehnikal untuk gula dengan support pertama di $16.80 dan berikut ke $16.60 sedangkan resistant pertama di $17.80  dan berikut ke $18.20

 KAKAO

Harga kakao Juli di ICE New York turun $117 (4.68%) menjadi $2,382 per ton dan harga kakao Juli di ICE London turun 2.84%.

Faktor penggerak pasar kakao :

  • Perkiraan produksi kakao dunia di 2020/21 (Oktober – September) akan naik 2.5% dari tahun lalu  menjadi 4. 843  MMT menurut ICCO
  • Perkiraan produksi kakao yang digiling akan  naik 0.5% dari tahun lalu menjadi 4.693 MMT   menurut ICCO.
  • Perkiraan pasar Kakao global di 2020/21 akan surplus 102,000 dari surplus 10,000 MT  di 2019/20 menurut ICCO.
  • Produksi Ivory Coast di 2019/20 diperkirakan naik 1.2% dari tahun lalu menjadi 2.18 MMT.
  • Produksi Ghana 2019/20 diperkirakan naik 2.3% dari tahun lalu menjadi 850,000 MT menurut ICCO.

Analisa tehnikal untuk kakao dengan support pertama di $2,350 dan berikut ke $2,320 sedangkan resistant pertama di $2,450 dan berikut ke $2, 470.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting

Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here