Bursa Wall Street Tertekan Saham Teknologi, Dow Jones Menguat Sendiri

138

(Vibiznews – Indeks) – Penurunan harga saham teknologi di bursa Amerika terus berlanjut hingga perdagangan yang berakhir Rabu dinihari WIB (5/5/2021) setelah akhir pekan lalu alami tekanan profit taking. Karenanya indeks Nasdaq yang sarat dengan saham teknologi semakin melemah ke posisi terendah 1 bulan.

Bursa saham Wall Street ditutup mixed dengan indeks Dow Jones menguat sendiri, naik  19,80 poin atau 0,1 persen pada 34.133,03. Sementara itu, indeks Nasdaq merosot 261,62 poin atau 1,9 persen menjadi 13.633,50 dan indeks S&P 500 tergelincir 28,00 poin atau 0,7 persen menjadi 4.164,66.

Tekanan jual pada saham teknologi berlanjut merespon berita lebih banyak negara yang  mencabut pembatasan. Sentimen negatif di bursa bertambah oleh komentar dari Menteri Keuangan Janet Yellen, yang menyarankan suku bunga mungkin harus naik sedikit untuk mencegah ekonomi dari overheating di tengah lonjakan belanja pemerintah baru-baru ini, dalam event The Atlantic’s Future Economy Summit.

Kemudian dari laporan ekonomi, defisit perdagangan AS mencapai rekor tertinggi baru di bulan Maret. Defisit  melebar menjadi $ 74,4 miliar di bulan Maret dari $ 70,5 miliar yang direvisi di bulan Februari. Sementara itu laporan terpisah dari Departemen Perdagangan menunjukkan pesanan baru untuk barang-barang manufaktur AS rebound sedikit lebih rendah dari yang diharapkan di bulan Maret.

Silahkan klik jika ingin join Telegram Vibiznews

Secara sektoral, pelemahan yang paling besar terjadi pada saham maskapai penerbangan dengan NYSE Arca Airline Index anjlok 2,5 persen. Kemudian disusul  saham bioteknologi, dengan NYSE Arca Biotechnology Index turun 2,2 persen. Saham jaringan, perangkat lunak, dan perangkat keras komputer juga mengalami pelemahan yang signifikan.

Namun terjadi pergerakan sebaliknya pada saham baja yang mendorong Indeks Arca Steel NYSE naik 2,1 persen ke level penutupan terbaiknya dalam hampir sepuluh tahun. Saham perbankan juga mengalami kinerja yang kuat pada hari itu, dengan KBW Bank Index naik 1,4 persen ke rekor penutupan tertinggi.

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here