Forex Eropa USDJPY 6 Mei: Yen Jepang Berusaha Tinggalkan Posisi Terendah 3 Pekan

211
Vibizmedia Photo

(Vibiznews-Forex) – Pair USDJPY perdagangan sesi Eropa hari Kamis (6/5/2021) melemah mendekati support kuat setelah tembus resisten kuat pada sesi Asia sebelumnya. Pair melemah di tengah kuatnya perdagangan aset risiko yang lemahkan dolar AS. Yen Jepang berusaha meninggalkan posisi terendah 3 pekan yang dicapai pada awal pekan.

Selain tertekan oleh sentimen perdagangan aset risiko, posisi dolar AS sudah melemah 2 sesi berturut mendapat hambatan dari pergerakan imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun yang terkoreksi ke posisi 1,55%.

Tekanan yen Jepang pada sesi Asia terjadi karena kekhawatiran inflasi yang meningkat menyusul komentar Menteri Keuangan AS Janet Yellen bahwa The Fed mungkin harus menaikkan suku bunga untuk mencegah ekonomi AS dari overheating pasca pandemi.

Dari laporan ekonomi yang dirilis, risalah rapat kebijakan moneter BoJ menunjukkan bahwa anggota komite kebijakan setuju bahwa ekonomi telah meningkat sebagai tren, meskipun tetap dalam situasi yang parah karena dampak COVID-19 di dalam dan luar negeri.

Silahkan klik jika ingin join Telegram Vibiznews

Kondisi ekonomi Jepang masih tertekan, dengan negara tersebut mempertimbangkan untuk memperpanjang keadaan darurat di Tokyo dan daerah perkotaan besar lainnya. Gubernur Tokyo Yuriko Koike mengatakan pada Kamis bahwa keadaan darurat yang diperpanjang diperlukan untuk mengatasi infeksi yang membebani sistem medis ibu kota.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya, dollar menurun di pasar uang Eropa setelah melemah tipis di sesi global sebelumnya; meninggalkan posisi 2 minggu tertingginya di tengah pasar mencermati rilis tenaga kerja AS (NFP) untuk prospek kebijakan the Fed berikutnya.

Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair USDJPY  akan melemah, dan kini pair berada di posisi 109.10 yang sedang meluncur ke  support kuat di 109.05 -108.74. Namun jika bergerak sebaliknya, pair akan mendaki kembali ke posisi 109.42 sebelum lanjut ke resisten lemahnya di 109.60 – 109.94.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here