IHSG Kamis Siang Melemah 0,2% ke Level 5.963; Bergerak Sideways, Bursa Asia Variatif

164
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Kamis siang ini (6/5) terpantau melemah 12,439 poin (0,21%) ke level 5.963,472 setelah dibuka naik ke level 5.992,106. IHSG bergerak sideways di dua zona dan kemudian terkoreksi, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya variatif menjelang rilis data tenaga kerja AS untuk memerkirakan seberapa lama the Fed mempertahankan kebijakannya.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau lompat menguat 0,61% atau 88 poin ke level Rp 14.342, dengan dollar AS di pasar uang Asia merangkak naik setelah melemah tipis di sesi global sebelumnya; dekat di possi 2 minggu tertingginya di tengah pasar mencermati rilis tenaga kerja AS (NFP) untuk prospek kebijakan the Fed berikutnya. Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.430. Rupiah berada di sekitar 8 minggu terkuatnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 16,195 poin (0,27%) ke level 5.992,106. Sedangkan indeks LQ45 naik 3,177 poin (0,36%) ke level 893,595. Siang ini IHSG melemah 12,439 poin (0,21%) ke level 5.963,472. Sementara LQ45 terlihat turun 0,24% atau 2,158 poin ke level 888,260.

Tercatat sebanyak 199 saham naik, 248 saham turun dan 170 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk agak moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 656,75 kali transaksi sebanyak 9,319 miliar lembar saham senilai Rp 4,908 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat umumnya mixed menguat, di antaranya Indeks Nikkei yang menanjak 1,75%, dan Hang Seng yang naik 0,17%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain Unilever (UNVR) -3,03%, Barito (BRPT) -2,56%, Telkom (TLKM) -1,56%, Matahari Dept Store (LPPF) -1,39%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bergerak sideways di dua zona dan terkoreksi, sementara bursa kawasan Asia siang ini mixed menjelang rilis data tenaga kerja AS untuk prospek kebijakan the Fed. Berikutnya IHSG kemungkinan akan di area konsolidasinya, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.115 dan 6.231. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5.883, dan bila tembus ke level 5.735.

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group
Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here