Harga Minyak Sawit Kembali Naik ke Harga Tertinggi 13 tahun

229

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak sawit naik ke harga tertinggi sejak 2008, karena mengikuti kenaikan minyak kedelai akibat persediaan minyak kedelai yang terbatas.

Harga minyak sawit Juli pada penutupan pasar hari Kamis di Bursa Malaysia Derivatif Exchange naik 166 ringgit atau 4.1% menjadi 4,210 ringgit ($1,021.84) per ton. Harga minyak sawit sempat menyentuh harga tertinggi sejak 2008 pada 4,231 ringgit perton di perdagangan siang hari.
Harga minyak sawit kontrak terdekat Mei naik juga ke rekor tertinggi 4,704 ringgit ($1,140.92) per ton pada hari Kamis.

Hasil panen akan berkurang karena kekurangan pekerja pada saat panen, kekurangan pekerja mempengaruhi hasil panen dan terlebih lagi pada bulan Mei ini.
Permintaan masih baik karena harga minyak sawit masih lebih murah dari minyak kedelai dan minyak nabati lainnya.

Impor minyak sawit India akan berkurang di bulan Mei dan Juni karena di beberapa negara bagian di India menutup hotel dan restoran untuk mencegah berjangkitnya virus Corona. India adalah negara pengimpor minyak nabati terbesar di dunia.
Harga minyak sawit terdorong naik karena terjadi kenaikan harga di pasar komoditi pertanian global, di Chicago dari jagung dan kedelai, yang harganya naik sampai rekor.

Harga minyak kedelai naik 5.3% di bursa Dalian dan harga minyak sawit naik 5.7% sementara harga minyak kedelai di CBOT naik 1.5%

Analisa tehnikal untuk minyak sawit dengan support 3,970 ringgit kemudian ke 3,910 ringgit, sementara dan resistant pertama di 4,280 ringgit dan berikut ke 4, 340 ringgit

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting
Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here