Rekomendasi Mingguan Minyak 10 – 14 Mei 2021: Tekanan Turun Masih Kuat

170

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) turun 92 sen atau 1.4% ke $64.71, sekalipun pada awalnya menikmati keuntungan  oleh karena keluarnya data persediaan minyak mentah AS yang turun lebih tajam daripada yang diperkirakan.

Emas hitam ini melepaskan keuntungan awal yang sempat diperoleh dan berada dibawah tekanan karena naiknya infeksi Covid – 19 di India dan negara lainnya.

India membukukan rekor dalam infeksi dan kematian harian oleh karena Covid – 19, yang membebani pasar minyak mengingat negara India adalah konsumen minyak mentah yang besar yang menduduki posisi nomor dua sebagai pengimpor terbanyak minyak mentah.

Sebaliknya pelonggaran restriksi di Eropa bersamaan dengan turunnya inventori minyak mentah AS mendukung harga emas.

Hal lain yang menahan penurunan dari harga minyak mentah WTI adalah melemahnya dollar AS.

Laporan Non-Farm Payrolls AS yang sangat mengecewakan telah memicu aksi jual dollar AS pada akhir minggu lalu, dengan angka yang keluar mengkonfirmasi sikap Federal Reserve yang mau mempertahankan tingkat bunga rendah lebih lama lagi.

Laporan pekerjaan AS, Non-Farm Payrolls yang buruk hanya bertambah sebanyak 266.000 pekerjaan dibandingkan dengan yang diperkirakan sebanyak 1 juta pekerjaan dan dari bulan lalu yang direvisi turun, sebanyak 770.000 pekerjaan.

“Support” terdekat menunggu di $64.59 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $63.99  dan kemudian $63.39. “Resistance” yang terdekat menunggu di $65.36 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $65.69 dan kemudian $66.45.

 

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here