Ekonomi Inggris Q1 Melemah -1,5% Akibat Penguncian Nasional

172

(Vibiznews – Economy & Business) Ekonomi Inggris mengalami kontraksi -1,5% pada kuartal pertama 2021 karena langkah-langkah penguncian nasional terus membebani aktivitas, demikian rikis perkiraan awal pada hari Rabu (12/05).

Ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan PDB menyusut -1,7%, dengan pembatasan ketat telah diberlakukan selama tiga bulan pertama tahun ini karena negara itu mencoba menahan kasus Covid-19 yang terus meningkat.

Namun, dengan langkah-langkah penguncian sekarang dihapus dan ekonomi dibuka kembali, negara tersebut diperkirakan akan melihat rebound tajam untuk sisa tahun ini.

Dana Moneter Internasional memperkirakan PDB Inggris tumbuh 5,3% pada 2021, sebagian pulih dari tahun lalu ketika ekonomi mengalami kontraksi tahunan terbesar sejak Great Frost pada 1709.

Perdana Menteri Boris Johnson mengumumkan hari Senin bahwa tahap pelonggaran penguncian berikutnya akan berjalan sesuai rencana pada 17 Mei, dengan perjalanan internasional diizinkan di sebagian besar keadaan dan tempat perhotelan diizinkan untuk menyambut pelanggan di dalam ruangan, menghidupkan lagi industri jasa yang dominan di negara itu.

Ekonomi tumbuh 2,1% bulan ke bulan di bulan Maret, sedikit melebihi ekspektasi, dan tingkat PDB sekarang berada di 8,7% di bawah tingkat pra-pandemi pada akhir 2019, menurut Kantor Statistik Nasional. Pada basis tahun ke tahun, PDB menyusut -6,1% pada kuartal pertama.

Baik jasa maupun output produksi mengalami kontraksi selama kuartal pertama, tetapi output konstruksi tumbuh.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here