Lonjakan Inflasi AS Mempengaruhi Pasar Global – Market Mover 13 May 2021 by Asido Situmorang

306

(Vibiznews – Market Mover) Pasar perdagangan global mencermati laporan inflasi AS yang melonjak tinggi.

Inflasi AS meningkat pada laju tercepat dalam lebih dari 12 tahun untuk bulan April karena pemulihan ekonomi AS dimulai dan harga energi melonjak lebih tinggi, demikian rilis dari Departemen Tenaga Kerja AS pada hari Rabu (12/05).

Indeks Harga Konsumen, yang mengukur sekeranjang barang serta energi dan biaya perumahan, naik 4,2% dari tahun lalu, dibandingkan dengan perkiraan Dow Jones yang naik 3,6%. Kenaikan bulanan adalah 0,8%, dibandingkan yang diperkirakan 0,2%.

Bagaimanakah pengaruh kenaikan inflasi AS bagi pasar perdagangan global?

Dari pasar forex, Dolar AS naik dari level terendah 2,5 bulan terhadap mata uang utama lainnya setelah laporan inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan dianggap dapat memaksa Federal Reserve untuk memperketat kebijakan moneter lebih cepat daripada yang direncanakan.

Dari pasar Index, lonjakan inflasi AS menekan saham-saham teknologi di bursa Wall Street. Saham teknologi, yang telah berada di bawah tekanan minggu ini dan bulan ini, kembali memimpin penurunan pada hari Rabu. Saham Alphabet, Microsoft, Facebook, Amazon dan Apple semuanya turun lebih dari 2%, sementara saham pembuat chip Nvidia dan AMD juga lebih rendah. Tesla meluncur sekitar 3%.
Pelemahan bursa AS diperkirakan akan menekan bursa global seperti bursa Asia dan Eropa.

Dari pasar komoditas, harga emas turun seiring penguatan dolar AS dan imbal hasil treasury AS merespon lonjakan inflasi AS.
Sedangkan harga minyak naik menempatkan harga minyak di jalur kenaikan tertinggi dalam hampir sembilan minggu, di tengah tanda-tanda pemulihan ekonomi yang cepat dan perkiraan optimis untuk permintaan energi.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here