Rekomendasi Emas 13 Mei 2021: Turun Akibat Data CPI yang Tinggi dan Naiknya USD

640

(Vibiznews – Commodity) Harga emas sempat naik sedikit pada awal perdagangan sesi AS hari Rabu, setelah mengalami tekanan jual sejenak menyusul keluarnya angka inflasi AS yang lebih tinggi daripada yang diperkirakan. Namun bangkitnya kembali indeks dollar AS pada pertengahan minggu juga merupakan faktor yang negatip bagi pasar metal yang menekan harga emas turun kembali. Emas berjangka kontrak bulan Juni turun $14.60 ke $1.822.70 per troy ons. Sementara perak Comex bulan Juli turun $0.082 ke $27.58 per ons.

Setelah lompatan yang besar di bulan Maret dimana headline CPI naik 0.6%MoM, para analis memperkirakan akan terjadi sedikit perlambatan dalam angka MoM. Namun, para analis ternyata secara massif terlalu merendahkan angka MoM headline CPI dengan headline CPI naik ke 0.8% MoM (4 kali lebih daripada yang diperkirakan sebesar 0.2%) dan secara tahunan (YoY) lompat ke 4.2%.

Sementara Core CPI yang diperkirakan naik 3.0% (kenaikan terbesar dalam 12 bulan sejak Januari 1996)  ternyata naik lebih daripada yang diperkirakan ke 0.92% MoM yang merupakan kenaikan terbesar sejak 1981.

Harga emas sempat turun sedikit, namun dengan cepat pulih kembali. Tapi naiknya dollar AS membuat harga emas kembali berbalik turun. Ironis sekali harga emas malah turun sebagai reaksi awal terhadap naiknya data inflasi, karena para trader fokus kepada implikasi dari kenaikan harga konsumen adalah diperketatnya kebijakan moneter yang dapat menaikkan tingkat bunga. Meskipun demikian, secara basis jangka panjang, sejarah menunjukkan metal berharga adalah asset keras yang diburu oleh trader/investor selama masa inflasi harga yang naik tinggi bahkan yang problematik.

Pasar saham global bervariasi dalam perdagangan semalam. Indeks saham AS mengarah melemah pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai. Sebagian pengamat pasar menyalahkan kekuatiran akan inflasi yang problematik atas terjadinya penurunan di pasar saham.

Pasar juga sedang memperhatikan perkembangan di Timur Tengah dengan Israel dan Hamas saling menembakkan misil satu terhadap yang lainnya yang tidak pernah terjadi lagi sejak yang terbesar yang pernah jadi pada 2014.

“Support” terdekat menunggu di $1,818 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,800 dan kemudian $1,881. “Resistance” terdekat menunggu di $1,844 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,851 dan kemudian $1,881.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here