Bursa Jepang Cetak Kerugian Mingguan Terbesar dalam 9 Bulan

221

(Vibiznews – Indeks) –  Bursa saham Jepang rebound di hari terakhir perdagangan pekan ini pada hari Jumat (14/5/2021) setelah 3 hari berturut melemah signifikan. Indeks Nikkei bangkit oleh aksi bargain hunting dari posisi terendah selama 4 bulan pada sesi sebelumnya yang dipicu kekhawatiran lonjakan inflasi di AS.

Namun secara mingguan bursa saham di Tokyo ini  mencatat kerugian terbesar   dalam sembilan bulan karena investor menahan diri dari menempatkan taruhan besar di tengah kebangkitan kasus covid-19 dan ketakutan inflasi AS, meskipun sempat naik merespon laporan pendapatan perusahaan yang positif.

Sentimen investor terbebani oleh sikap pemerintah Jepang berencana untuk mengumumkan keadaan darurat COVID-19 di tiga prefektur lagi sebagai bagian dari upaya untuk menangani lonjakan kasus baru terinfeksi. Juga laporan Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda mengatakan pada hari Kamis bahwa bank sentral siap untuk membeli ETF bila diperlukan, tetapi tidak menawarkan petunjuk apa pun tentang anjloknya bursa pekan ini.

Silahkan klik jika ingin join Telegram Vibiznews

Indeks harian Nikkei ditutup menguat 636,46 poin atau 2,32% menjadi 28084,47.  Demikian  untuk indeks Topix naik 1,86% menjadi 1.883,42.  Untuk indeks Nikkei berjangka bulan Juli 2021 bergerak positif dengan naik 560 poin atau 2,04% ke posisi 28140. Secara mingguan Nikkei anjlok 4,6%, terendah sejak Maret 2020.

Persentase keuntungan terbesar di Nikkei adalah saham Isuzu Motors Ltd, yang melonjak sebesar 21,68% setelah mengeluarkan perkiraan laba bullish untuk tahun fiskal saat ini. Kemudian saham Citizen Watch Co Ltd juga naik 10,71% karena investor menyambut gembira pendapatan terbaru perusahaan.

Peraih keuntungan penting lainnya adalah saham Toshiba Corp, yang sahamnya naik 0,89% setelah konglomerat industri Jepang tersebut mengatakan pihaknya mengharapkan lonjakan 63% dalam laba operasi tahunan tahun fiskal ini. Untuk pergerakan sebaliknya, saham  Nippon Sheet Glass Co Ltd turun 14,78%, diikuti oleh saham Toho Zinc Co Ltd kehilangan 7,96%, dan Oji Holdings Corp turun 6,48%.

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here