IHSG Senin Siang Terkoreksi 1,26% ke Level 5.863; Bursa Asia Mixed Mencermati Data Ekonomi China

276
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Senin siang ini (17/5) terpantau terkoreksi signifikan 75,074 poin (1,26%) ke level 5.863,277 setelah dibuka naik ke level 5.953,001. IHSG tergerus ke sekitar level 3,5 bulan terendahnya searah sentimen regional sebelumnya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed dengan investor mencermati rilis data penjualan dan output industry China.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau terkoreksi 0,56% atau 80 poin ke level Rp 14.277, dengan dollar AS di pasar uang Asia rebound terbatas setelah melemah 2 hari di sesi global sebelumnya; berupaya bangkit sebagai safe haven di tengah melonjaknya kasus virus di Singapore dan Taiwan serta turunnya harga komoditas. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.197.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 14,650 poin (0,25%) ke level 5.953,001. Sedangkan indeks LQ45 naik 2,289 poin (0,26%) ke level 885,220. Siang ini IHSG terkoreksi 75,074 poin (1,26%) ke level 5.863,277. Sementara LQ45 terlihat turun 1,07% atau 9,436 poin ke level 873,495.

Tercatat sebanyak 124 saham naik, 368 saham turun dan 132 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 680,46 kali transaksi sebanyak 10,03 miliar lembar saham senilai Rp 5,978 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat umumnya variatif, di antaranya Indeks Nikkei yang merosot 1,32%, dan Hang Seng yang naik 0,39%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain PGN (PGAS) -7,00%, Tower Bersama (TBIG) –6,11%, Bank Syariah (BRIS) -5,33%, dan Merdeka Cooper (MDKA) -4,06%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bergerak tergerus ke sekitar 3,5 bulan terendahnya searah sentimen regional sebelumnya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed dengan investor mencermati rilis data penjualan dan industry China. Berikutnya IHSG kemungkinan akan masih di zona merahnya, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.034 dan 6.115. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5.825, dan bila tembus ke level 5.735.

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group
Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here