Kospi Awal Pekan Dibebani Komentar Kementerian Ekonomi dan Keuangan Korsel

164
Photo by Vibizmedia

(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Korea Selatan ditutup melemah pada perdagangan hari Senin (17/5/2021) karena investor berhati-hati atas meningkatnya kasus virus korona di beberapa negara Asia dan merespon data ekonomi Cina yang dilaporkan meleset dari ekspektasi.

Kemudian dibebani oleh pernyataan Kementerian Ekonomi dan Keuangan  bahwa kebijakan moneter yang lebih ketat di AS dapat membebani utang rumah tangga Korea Selatan yang sudah tinggi, mencatat rencana untuk mengambil langkah tepat waktu bila diperlukan, karena fluktuasi pasar dapat meningkat jika ekspektasi inflasi berubah tajam.

Beberapa negara Asia diberitakan memberlakukan pembatasan dan lockdown akibat lonjakan kenaikan kasus baru terpapar virus corona seperti Malaysia, Taiwan dan juga Singapura. Data ekonomi Cina yang kurang optimis hari ini yaitu retail sales dan produksi industri.

Silahkan klik jika ingin join Telegram Vibiznews

Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) ditutup turun 18,80 poin atau 0,6 persen menjadi 3.134,52. Sementara itu untuk indeks Kospi200 berjangka anjlok 1,90 poin atau 0,45% ke posisi 418.27, setelah sempat naik ke posisi tertinggi 423.19 dan sempat turun ke posisi terendah di  416.08.

Saham – saham kapital besar alami tekanan jual seperti saham  Samsung Electronics turun 0,62 persen, saham SK hynix turun 0,84 persen, saham Samsung SDI merosot 0,48 persen, saham Hyundai Motor merosot 0,87 persen dan saham farmasi Samsung Biologics merosot 7,81 persen.

 

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here