Harga Jagung Naik Karena Ekspor Meningkat

183

(Vibiznews – Commodity )  Harga jagung naik pada penutupan pasar hari Senin naik setelah Laporan Pengiriman ekspor mingguan USDA mengatakan adanya peningkatan pengiriman ekspor.

Harga jagung Juli  naik 8.75 sen (1.36%) menjadi $6.5225 per bushel.

Pada hari Senin laporan harian ekspor USDA pagi hari mengatakan eksportir swasta menjual 1.7 MMT jagung ke Cina dan 128.000 MT jagung ke Mexico.

Laporan  Pengiriman ekspor mingguan dari USDA sebesar 1.892 MMT jagung yang dikirim  1.892 MMT jagung yang dikirim sampai 13 Mei naik 10% dari minggu lalu dan naik 60% dari tahun lalu pada minggu yang sama. Negara tujuan pengiriman terbesar Cina sebesar 938k MT, sehingga total pengiriman sampai saat ini sebesar 47.055 MMT (1.852 bbu).

Laporan progress penanaman mingguan dari NASS area jagung yang  sudah selesai ditanam  80%  sampai 16 Mei lebih cepat dari rata-rata 68%. Jagung yang sudah bertumbuh 41% naik 20% dari minggu lalu dan diatas rata-rata 35%.

Harga jagung AS sudah sangat mahal sehingga sulit bersaing di pasar dunia, tetapi karena produksi jagung pada panen ke dua di Brazil berkurang akibatnya permintaan jagung kembali lagi ke AS, biasanya permintaan jagung Brazil lebih besar dari pada jagung AS, namun karena kurangnya produksi maka permintaan jagung kembali ke AS, sehingga persediaan akhir diperkirakan akan turun pada akhir tahun ini. Permintaan etanol juga meningkat karena pemberian vaksin terus naik di AS.

Analisa tehnikal untuk jagung dengan support pertama di $6.40 dan berikut ke $6.30 sedangkan resistant pertama di $6.74 dan berikut ke $7.03.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting

Editor : Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here