IHSG Selasa Siang Melemah ke Level 5.788; Tergerus ke 3,5 Bulan Terendahnya, Berlawanan Bursa Asia

111
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa siang ini (18/5) terpantau melemah 45,179 poin (0,77%) ke level 5.788,681 setelah dibuka naik ke level 5.845,852. IHSG fluktuatif di dua zona lalu tergerus ke 3,5 bulan terendahnya , sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya bangkit menguat dari koreksi di tengah RBA merilis risalahnya menyatakan belum akan menaikkan suku bunga sampai tahun 2024.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau melemah 0,09% atau 13 poin ke level Rp 14.295, dengan dollar AS di pasar uang Asia menurun setelah melemah 3 hari di sesi global sebelumnya; tertekan ekspektasi akan berlanjutnya kebijakan suku bunga rendah menjelang rilis minutes pertemuan the Fed terakhir. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.282.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 11,992 poin (0,21%) ke level 5.845,852. Sedangkan indeks LQ45 naik 2,075 poin (0,24%) ke level 871,569. Siang ini IHSG melemah 45,179 poin (0,77%) ke level 5.788,681. Sementara LQ45 terlihat turun 0,73% atau 6,336 poin ke level 863,158.

Tercatat sebanyak 160 saham naik, 310 saham turun dan 146 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 644,32 kali transaksi sebanyak 11,30 miliar lembar saham senilai Rp 6,053 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat umumnya menguat, di antaranya Indeks Nikkei yang menanjak tajam 2,07%, dan Hang Seng yang naik 1,25%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain Bank Net Syariah (BANK) -5,16%, Mitra Keluarga (MIKA) -4,07%, Bank Syariah (BRIS) -3,18%, dan Bank Jago (ARTO) -3,74%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini fluktuatif di dua zona lalu tergerus lagi, sementara bursa kawasan Asia siang ini menguat dari koreksinya di tengah RBA merilis risalahnya yang belum akan menaikkan suku bunga sampai 2024. Berikutnya IHSG kemungkinan akan rebound lagi karena di area oversold, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.034 dan 6.115. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5.735, dan bila tembus ke level 5.563.

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group
Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here