IHSG Senin Siang Menguat Tipis ke Level 6.066; Bursa Asia Variatif, Data Perdagangan China Meleset

176
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Senin siang ini (7/6) terpantau flat dengan menguat tipis 1,246 poin (0,02%) ke level 6.066,412 setelah dibuka naik ke level 6.075,514. IHSG fluktuatif dari gain menjadi melandai oleh profit taking, sementara bursa kawasan Asia siang ini mixed setelah Wall Street menguat dan rilis data perdagangan China di bawah ekspektasi.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau menguat 0,22% atau 31 poin ke level Rp 14.270, dengan dollar AS di pasar uang Asia bergerak terbatas setelah melemah di sesi global sebelumnya; berupaya bangkit setelah terkoreksi karena data tenaga kerja AS yang dirilis di bawah ekspektasi. Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.301.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 10,347 poin (0,17%) ke level 6.075,514. Sedangkan indeks LQ45 turun 0,165 poin (0,02%) ke level 909,321. Siang ini IHSG menguat 1,246 poin (0,02%) ke level 6.066,412. Sementara LQ45 terlihat turun 0,68% atau 6,161 poin ke level 903,325.

Tercatat sebanyak 208 saham naik, 258 saham turun dan 171 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 796,05 kali transaksi sebanyak 14,37 miliar lembar saham senilai Rp 6,604 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat umumnya mixed, di antaranya Indeks Nikkei yang menanjak 0,35%, dan Hang Seng yang turun 0,77%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Bank Jago (ARTO) 4,21%, Merdeka Cooper (MDKA) 3,08%, MNC (MNCN) 3,03%, dan Unilever (UNVR) 0,88%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini fluktuatif dan menjadi melandai oleh profit taking, sementara bursa kawasan Asia siang ini mixed setelah Wall Street menguat dan rilis data perdagangan China di bawah ekspektasi. Berikutnya IHSG kemungkinan akan di rentang terbatas berkonsolidasi, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.034 dan 6.115. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5.735, dan bila tembus ke level 5.563.

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group
Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here