Jelang Penutupan Bursa IHSG Merangkak Naik ke Zona Hijau, LQ45 Masih Merah

152

(Vibiznews – IDX Stocks) – IHSG ditutup naik pada detik-detik terakhir perdagangan bursa, naik tipis 0.14% atau 8.65 poin ke level 6089.03.

Tidak demikian juga dengan indeks LQ45, ditutup masih di zona merah, turun tipis 0.08% atau 0.697 poin ke level 895.19.

Dari catatan perdagangan terlihat ada 183 saham yang harganya naik sementara yang turun ada 334 saham dan yang stagnan ada 135 saham.

Jumlah saham yang diperjualbelikan pada sepanjang jam perdagangan ada sebanyak 19.44 miliar dengan nilai sebesar Rp.10.62 triliun dan nilai kapitalisasi pasar mencapai Rp.7229.42.

Bursa utama Asia ditutup beragam sore hari ini, indeks Nikkei 225 menguat 0.96% atau 279.50 poin ke level 29441.30. Sementara indeks Hangseng HIS, turun 0.71% atau 203.60 poin ke level 28638.52 demikian juga dengan indeks Shanghai SSEC, melemah 0.92% atau 33.19 poin ke level 3556.56.

IHSG masih bergerak melemah hari ini meskipun Indonesia mencatat neraca perdagangan surplus US$2,36 miliar atau sekitar Rp33,89 triliun pada Mei 2021.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat surplus ini lebih tinggi dari surplus bulan sebelumnya yang mencapai US$2,19 miliar. “Kalau kita lihat pergerakan neraca perdagangan dari Januari hingga Mei 2021, maka kita lihat surplus Mei ini tertinggi sejak 2021,” kata Kepala BPS Kecuk Suhariyanto dalam sesi live streaming di YouTube, Selasa (15/6/2021).

Selama 13 bulan beruntun, neraca perdagangan RI juga mengalami surplus. Ini merupakan prestasi yang harus dipertahankan, papar Kepala BPS.

Dari catatan BPS, angka ekspor mencapau us$16,60 miliar secara bulanan (month-to-month/mtm) turun 10,25 persen dan tahunan (year-on-year/yoy) sebesar 58,76 persen. “Ini terjadi karena ada kenaikan ekspor migas yang mencapai 66,99 persen,” paparnya.

Selasti Panjaitan/Vibiznews
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here