Harga Biji-bijian Mixed Pada Penutupan Pasar Hari Selasa

159

(Vibiznews – Commodity) – Di Bursa Chicago Grain Exchange pada penutupan pasar hari Selasa 15 Juni 2021 , harga biji-bijian mixed, harga jagung naik , karena laporan dari USDA rate pertumbuhan tanaman turun , harga kedelai turun, setelah Laporan NOPA dan harga gandum turun.

Review Harga pada Penutupan Pasar pada Hari Selasa untuk Biji-bijian:
Jagung
Harga jagung Juli di CBOT naik 8.25 sen (1.25%) menjadi $6.6750 per bushel.

Harga jagung pada penutupan pasar hari Selasa naik setelah laporan dari US Departement of Agriculture (USDA) bahwa rate pertumbuhan tanaman 68% turun 4 % dari minggu lalu. Dan Laporan dari WMO USDA untuk Brazil masih akan ada kekeringan di Matto Grosso del Sul, tingkat kelembaban 0 -10% di sebelah Timur. Panen yang berlangsung di Mato Grosso sudah selesai 1.9% sampai bulan Juni, turun dari rata-rata 8.3%.

Kedelai
Harga kedelai Juli di CBOT turun 6.50 sen (0.44%) menjadi $14.6575 per bushel, harga soymeal turun $1.5 (0.40%) menjadi $373.40 per ton dan harga minyak kedelai turun 35 sen (0.59%) menjadi $65.57.

Harga kedelai pada penutupan pasar hari Selasa turun karena NOPA mengumumkan Laporan Kedelai yang sudah digiling bulan Mei sebesar 163.52 mbu, turun 6.063 mbu dari tahun lalu dan dibawah perkiraan pedagang 165.2 juta. Persediaan minyak kedelai sebesar 1.67 milyar lb dibawah perkiraan 1.71 milyar lb.

Gandum
Harga gandum Juli di CBOT turun 13 sen (1.93%) menjadi $6.6150 per bushel

Harga gandum turun pada penutupan pasar hari Selasa setelah the European Commission mengumumkan bahwa pengiriman gandum 2020/21 sebesar 24.9 MMT sampai 13 Juni. Tahun marketing Eropa akan berakhir 1 Juli untuk 2020/21.

MFG Korea Selatan membeli 65,000 MT gandum dari tender 140,000 MT. Jepang membuat tender untuk membeli gandum sebesar 207,472 MT dan khususnya 109,062 MT gandum dari AS.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting
Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here