Rekomendasi Minyak 25 Juni 2021: Tetap Tinggi ditengah Kuatnya Ekspektasi Permintaan dan Rendahnya Persediaan

323

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) tetap pada posisi tingginya naik sekitar 0.1% di $73.38.

Penurunan di dalam inventori minyak mentah AS dan bertambah cepatnya aktifitas ekonomi Jerman telah mendukung harga minyak mentah pada posisi tingginya untuk ke lima hari berturut-turut.

Di pasar berjangka, harga minyak mentah WTI telah mencapai level yang tertinggi sejak bulan Oktober 2018.

Sementara itu dari Jerman, IFO Business Climate Index Jerman untuk bulan Juni, lebih baik daripada yang diperkirakan di 101.8, meneguhkan pesan dari data PMI bahwa ekonomi Jerman sedang bertumbuh dengan kuat pada saat ini.

Jerman juga menunjukkan lompatan yang paling besar di dalam perdagangan ritel sejak reunifikasi Jerman lebih dari tiga dekade yang lalu, tidak jauh di bawah rekor ketinggian tahun 2017, memberikan ekspektasi bahwa permintaan minyak mentah dari Eropa akan pulih kembali.

Sementara itu, data dari Energy Information Administration (EIA) menunjukkan bahwa inventori minyak mentah AS turun ke level terendah sejak bulan Maret 2020 sedangkan stok gasoline juga membukukan penurunan yang mengejutkan.

Selain itu ada juga keraguan mengenai masa depan kesepakatan nuklir 2015 dengan Iran bahwa itu bisa segera mengakhiri sanksi terhadap ekspor minyak mentah Iran.

Semua ini membuat harga minyak mentah WTI tetap pada posisi tingginya dan bisa mendorong naik dengan target mencapai $75.00

“Support” terdekat menunggu di $73.08 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $72.50  dan kemudian $71.73. “Resistance” yang terdekat menunggu di $73.78 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $74.23 dan kemudian $75.00.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here