Bursa Eropa Merosot Tajam Setelah Pelemahan Harga Minyak dan Bursa Global

403
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Index) Bursa Saham Eropa bergerak turun pada hari Senin (19/07) setelah kesepakatan OPEC + untuk meningkatkan produksi minyak, dan mencermati kasus Covid-19.

Indeks Stoxx 600 Eropa turun 1,7%, dengan saham perjalanan dan liburan turun 2,5% untuk memimpin kerugian karena semua sektor dan bursa utama meluncur ke wilayah negatif.

Terpantau indeks FTSE melemah -1,94%. Indeks DAX merosot -1,96%. Indeks CAC merosot -2%.

Pasar Eropa mengikuti bursa saham di Asia Pasifik yang lebih rendah, karena investor bereaksi terhadap berita bahwa OPEC dan sekutunya (kelompok yang dikenal sebagai OPEC+) mencapai kesepakatan pada hari Minggu untuk menghentikan pemotongan produksi minyak 5,8 juta barel per hari. Peningkatan terkoordinasi dalam pasokan minyak dari kelompok itu akan dimulai pada Agustus, kata OPEC dalam sebuah pernyataan.

Akibat kesepakatan OPEC+ tersebut, harga minyak mentah berjangka AS turun $ 2, atau 2,84%, menjadi $69,77 per barel, setelah turun hampir 4% minggu lalu. Sedangkan harga minyak mentah berjangka Brent turun $ 1,97, atau 2,68%, pada $ 71,62 per barel, setelah jatuh hampir 3% minggu lalu.

Indeks saham berjangka AS lebih rendah selama perdagangan semalam pada hari Minggu, setelah indeks utama membukukan minggu negatif pertama mereka dalam empat minggu.

Kekhawatiran inflasi membebani saham setelah Indeks Harga Konsumen di AS pekan lalu menunjukkan bahwa inflasi melonjak 5,4% pada Juni tahun-ke-tahun. Sedangkan indeks sentimen konsumen AS dari University of Michigan yang dirilis pada hari Jumat menunjukkan bahwa konsumen percaya harga akan melonjak 4,8% selama tahun depan. Ini adalah pendakian tercuram sejak Agustus 2008.

Sementara itu, di Eropa, bencana yang disebabkan oleh banjir besar di sekitar Jerman dan Belgia dapat membebani sentimen di kawasan itu minggu ini, serta kekhawatiran virus corona yang sedang berlangsung.

Lonjakan kasus Covid-19 membuat beberapa negara besar Eropa dipaksa untuk menerapkan kembali pembatasan sosial, sementara Inggris akan mencabut sebagian besar pembatasan yang tersisa pada hari Senin meskipun melaporkan jumlah kasus yang tinggi.

Dalam hal pergerakan harga saham individu, operator pelayaran Carnival turun lebih dari 6% pada awal perdagangan ke dasar Stoxx 600, sementara pabrikan Swedia Husqvarna naik 2,8% untuk memimpin indeks.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Eropa bergerak lemah mengikuti pelemahan bursa global akibat kekhwatiran peningkatan harga minyak mentah setelah kesepakatan OPEC+ dan kasus covid-19 yang masih berlangsung.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here