IHSG Senin Siang Terkoreksi 0,7% ke Level 6.032; Searah Regional, Dipimpin Hang Seng

274
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Senin siang ini (19/7) terpantau melemah 40,835 poin (0,67%) ke level 6.031,675 setelah dibuka turun ke level 66.049,426. IHSG terkoreksi dari lompatan rally 2 hari sebelumnya, sedangkan bursa kawasan Asia siang ini umumnya melemah dipimpin Hang Seng di tengah investor menantikan perkembangan harga minyak serta Wall Street yang ditutup dalam koreksi di akhir pekan.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau melemah 0,19% atau 28 poin ke level Rp 14.525, dengan dollar AS di pasar uang Asia melandai setelah menguat 2 hari di sesi global sebelumnya; naik sebagai safe haven oleh kekhawatiran investor atas kenaikan infeksi virus varian Delta yang dapat menghambat pemulihan ekonomi global. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.497.

Mengawali perdagangannya, IHSG terkoreksi 23,084 poin (0,38%) ke level 6.049,426. Sedangkan indeks LQ45 turun 3,954 poin (0,47%) ke level 843,204. Siang ini IHSG melemah 40,835 poin (0,67%) ke level 6.031,675. Sementara LQ45 terlihat turun 0,83% atau 6,997 poin ke level 840,151.

Siang ini sepuluh dari sebelas sektor tampak mengalami pelemahan. Sektor yang mencatat penurunan tertinggi adalah sektor industri dasar yang merosot 1,15%, diikuti sektor industri yang turun 1,07%.

Tercatat sebanyak 169 saham naik, 302 saham turun dan 151 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk agak moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 725,61 kali transaksi sebanyak 12,44 miliar lembar saham senilai Rp 5,641 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat umumnya melemah, di antaranya Indeks Nikkei yang merosot 1,40%, dan Hang Seng yang naik 1,59%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain Matahari Dept Store (LPPF) -6,98%, Gudang Garam (GGRM) -6,97%, Kimia Farma (KAEF) -6,45%, dan Bank Bumi Arta (BNBA) -5,17%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini terkoreksi dari lompatan rally 2 hari, sedangkan bursa kawasan Asia umumnya melemah dipimpin Hang Seng dengan investor mencermati harga minyak serta Wall Street yang dalam koreksi. Berikutnya IHSG kemungkinan akan tertahan dalam profit taking di zona merahnya, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.135 dan 6.231. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5.913, dan bila tembus ke level 5.884.

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group
Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here