Harga Jagung Naik Pada Awal Minggu Setelah Laporan Pengiriman Ekspor Mingguan

251

(Vibiznews – Commodity) – Harga jagung masih naik pada hari Senin setelah Laporan  pengiriman ekspor dan Laporan progress pertumbuhan tanaman dari NASS

Harga jagung Desember di CBOT naik 25 sen (0.05%) menjadi $5.5225 per bushel.

Harga jagung naik pada penutupan pasar hari Senin setelah laporan pengiriman ekspor dari USDA sebesar 1 MMT jagung yang dikirim sampai 15 Juli,   turun dari minggu lalu dan turun 18.05% dari tahun lalu pada minggu yang sama. Total pengiriman tahun ini sebesar 60.163 MMT (2.368 bbu) atau naik 64.75% dari tahun lalu.

Laporan mingguan progress pertumbuhan tanaman dari NASS jagung yang sudah matang lebih cepat dari rata-rata, sudah berbunga 56% sampai hari minggu, lebih cepat dari rata-rata 52%. Sudah berbuah 8% masih 1% diatas normal.

Private firm Planalytics menaikan perkiraan hasil panen jagung nasional naik 0.1  bpa menjadi 175.1 bpa .

Laporan ekspor mingguan USDA pada hari Kamis sebesar 138,817 MT jagung dari persediaan lama yang dipesan pada minggu ini sampai  8 Juli. Negara pembeli  terbesar Jepang dan Mexico, pesanan jagung  Jepang sebesar 191,500 MT yang dipindahkan dari negara yang tidak dikenal 138,817 MT. Dari persediaan baru penjualan sebesar 133,211 MT, dibawah perkiraan. Total ekspor menjadi 1.061 MMT pada minggu ini dan akumulasi yang sudah dikirim sebesar 59.748 MMT, sehingga yang belum dikirim bertambah 10.1 MMT dari  persediaan lama  sehingga total yang belum dikirim menjadi 16.08 MMT.

Analisa tehnikal untuk jagung untuk support  pertama $5.46 dan berikut $5.40 dan resistant pertama $5.79 dan berikut $5.88.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting

Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here