Harga Gandum Naik Ke Harga Tertinggi 2 Bulan

238

(Vibiznews – Commodity) – Harga gandum naik pada penutupan pasar hari Selasa ke harga tertinggi 2 bulan, karena kekeringan melanda ladang gandum musim semi di AS.

Produksi gandum di AS turun ke jumlah terendah dalam 33 tahun, di Eropa dan Laut Hitam jumlah hasil panen mengkhawatirkan maka harga gandum naik .

Harga gandum September di CBOT naik 2.75 sen (0.39%) menjadi $7.005 per bushel.

Laporan progress pertumbuhan tanaman gandum musim dingin yang sudah selesai dipanen 73%, masih 1% lebih lambat dari rata-rata. Laporan untuk gandum musim semi turun pada minggu ini sampai 18 Juli turun 5% menjadi 11% gd/ex.

Laporan pengiriman ekspor mingguan USDA pada hari Senin untuk gandum sebesar 490,626 MT, naik 14.7% dari minggu lalu, tetapi masih turun 4.24% dari tahun 2020 pada minggu yang sama. Total pengiriman ekspor gandum pada tahun marketing ini turun 21.44% dari tahun lalu pada periode yang sama.

Kazakhstan merencanakan untuk membatasi ekspor biji-bijian termasuk gandum, karena kekeringan. Negara ini biasanya mengekspor 7 -9 MMT gandum setiap tahun. Perkiraan produksi gandum Canada dikurangi sehingga menjadi 27 MMT dari 31 MMT.

Panen gandum di Rusia, eksportir gandum terbesar di dunia, turun setelah dikurangi dengan hasil panen yang buruk di Selatan Rusia.

Di Eropa Barat, cuaca panas membuat ladang kering setelah hujan besar membuat banjir di daerah yang sama. Akibat cuaca ini membuat kekhawatiran bahwa kualitas gandum yang digiling lebih rendah.

Analisa tehnikal untuk gandum dengan support pertama di $6.94 kemudian ke $6.76 sedangkan resistant pertama di $7.17 dan berikut ke $7.48.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting
Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here