Rekomendasi Minyak 22 Juli 2021: Berhasil Naik Sekalipun Inventori Meningkat

269

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex mengalami kenaikan 5.6% dari level terendahnya yang hampir 3 bulan di $65.06 dan diperdagangkan pada jam perdagangan sesi Asia di sekitar $70.

Membaiknya minat terhadap resiko memberikan dukungan naik terhadap harga minyak mentah WTI dengan naiknya motif spekulasi. Dukungan naik terhadap harga minyak mentah WTI ini terjadi sekalipun terjadi peningkatan dari inventori minyak mentah AS.

Energy Informastion Administration (EIA) menunjukkan bahwa inventori minyak mentah AS tanpa terduga naik sebanyak 2.1 milar barel pada minggu lalu menjadi 439,7 juta barel. Sementara para analis memperkirakan penurunan dalam inventori minyak mentah WTI AS sebanyak 4,5 juta barel.

Namun masih ada aspek positip di dalam laporan EIA tersebut dengan kuatnya permintaan gasoline dan rebound di dalam penyulingan minyak.

Di dalam laporan tersebut dikatakan bahwa lalulintas perjalanan darat di negara-negara Asia terus mengalami peningkatan dan demikian juga dengan travel dengan pesawat yang meningkat dengan cepat, terutama di Eropa tapi juga di Amerika Serikat dan Cina.

“Support” terdekat menunggu di $69.80 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $69.49  dan kemudian $69.00. “Resistance” yang terdekat menunggu di $70.03 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $70.41 dan kemudian $71.00.

 

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner Vibiz Consulting

 

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here