Bursa Amerika Bertahan Kuat Meski Klaim Pengangguran Meningkat

262

(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Wall Street alami pergerakan harga yang fluktuatif sepanjang perdagangan yang berakhir Jumat  dinihari WIB (23/7/2021), namun masih mampu kembali cetak gain jelang penutupan. Ketiga indeks utama berhasil menguat moderat

Indeks Dow Jones ditutup naik tipis 25,35 poin atau 0,1 persen menjadi 34.823,35, indeks Nasdaq naik 52,64 poin atau 0,4 persen menjadi 14.684,60 dan indeks S&P 500 naik tipis 8,79 poin atau 0,2 persen menjadi 4.367,48. Kenaikan moderat ini sebagai kelanjutan pemulihan dari tekanan besar awal pekan.

Sentimen investor dipengaruhi oleh beberapa data ekonomi yang mixed,  termasuk laporan dari Departemen Tenaga Kerja yang menunjukkan peningkatan tak terduga dalam klaim pengangguran awal dalam pekan yang berakhir 17 Juli. Klaim  pengangguran awal naik menjadi 419.000, meningkat 51.000 dari level  minggu sebelumnya di 368.000 dan perkiraan penurunan 350.000.

Sementara itu, laporan terpisah dari National Association of Realtors menunjukkan penjualan rumah yang ada rebound di bulan Juni menyusul empat penurunan bulanan berturut-turut. Existing Home Sales  melonjak 1,4 persen ke tingkat tahunan 5,86 juta pada Juni setelah merosot 1,2 persen ke tingkat revisi 5,78 juta pada Mei.

Silahkan klik jika ingin join Telegram Vibiznews

Seara sektoral, penguatan saham dipimpin oleh saham perangkat lunak  hingga mendorong Dow Jones U.S. Software Index naik 1,6 persen ke rekor penutupan tertinggi baru.

Untuk pelemahan saham, sektor yang paling tertekan yaitu saham  jasa minyak dengan  menyeret Philadelphia Oil Service Index turun 1,8 persen. Indeks turun meskipun harga minyak mentah melonjak tinggi. sektor berikutnya yaitu sektor keuangan  dengan KBW Bank Index dan NYSE Arca Broker/Securities Index masing-masing turun 1,6 persen dan 1,3 persen.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here