Hang Seng 23 Juli Tertekan Tindakan Tegas Cina pada Bisnis Properti dan Pendidikan

457

(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Hong Kong tidak mampu melanjutkan aksi bargain hunting pada perdagangan hari Jumat (23/7/2021) yang sebelumnya rebound kuat. Indeks Hang Seng tertekan anjloknya saham teknologi, pendidikan dan properti karena kekhawatiran yang mendalam atas peraturan pemerintah Beijing yang lebih ketat membebani perusahaan tersebut. Secara mingguan Hang Seng anjlok hingga 2,93%.

Pemerintah Cina diberitakan akan menindak tegas bisnis bimbingan belajar sepulang sekolah dan melarang beberapa lembaga bimbingan belajar yang tercatat pada salinan dokumen pemerintah yang beredar di media sosial.   Saham properti tertekan atas peraturan pemerintah daerah  secara ketat mengontrol pembiayaan untuk pengembang properti, termasuk pinjaman bank, dan meningkatkan mekanisme penetapan harga tanah.

Indeks harian Hang Seng ditutup turun 428.48 poin atau 1,5% lebih rendah menjadi 27.321,98. Demikian untuk indeks saham Cina Enterprise (HSCE) dengan 60 saham unggulan berakhir turun 1,7% menjadi 9.839,05. Demikian indeks Hang Seng berjangka bulan Juni 2021  bergerak negatif dengan anjlok 433 poin atau 1,56%  ke posisi 27272.

Saham New Oriental Education & Technology Group Inc yang diperdagangkan di Hong Kong anjlok 41% ke rekor terendah, di tengah kekhawatiran yang mendalam atas tindakan keras China terhadap bisnis bimbingan belajar. Secara sektoral semua melemah yang dipimpin oleh saham teknologi yang anjlok 2,93% ke posisi terendah sejak Oktober 2020.

 

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here