Harga Kedelai Turun Karena Turunnya Ekspor

215

(Vibiznews – Commodity) – Harga kedelai turun pada penutupan pasar hari Jumat karena turunnya ekspor mingguan , dan pada minggu ini faktor cuaca yang menjadi penggerak harga.

Harga kedelai Nopember di CBOT turun 10.50 sen (0.77%) menjadi $13.5175 per bushel. Harga soybean meal Desember turun $9.8 (2.68%) menjadi $356.25 per ton dan harga minyak kedelai naik $1.27 (2.05%) menjadi $63.23.

USDA melaporkan pada laporan harian ada penjualan besar ke Mexico sebesar 100k MT untuk pengiriman di 2021/22.

Laporan penjualan ekspor mingguan dari USDA pada hari Kamis sebesar 62,038 MT kedelai dari persediaan lama yang dipesan sampai 15 Juli untuk pengiriman 2020/21 naik 187% dari minggu lalu dengan negara tujuan terbesar adalah Jepang dan negara yang tidak dikenal sedangkan 176,257 MT dari persediaan baru turun 39% dari minggu lalu, pembeli terbesar dari negara yang tidak dikenal dan Mexico.

Menurut Stone X pembelian Cina berkurang karena tingginya biaya pengangkutan laut untuk mengangkut kedelai dari AS.

Pada hari-hari ini masalah cuaca yang dapat menggerakan harga, dengan tingkat kelembaban yang rendah dan temperatus diatas normal dapat membuat hasil panen berkurang. Untuk 6-10 hari ke depan diperkirakan cuaca kering dan temperatur di atas normal akan berlangsung di Midwest. Masalahnya selama ini cuaca di ladang kedelai sangat lembab sehingga membuat hasil kedelai kurang sedangkan saat ini kelembaban masih tinggi, akibat cuaca kering akan menolong petani untuk mengeringkan kelembaban  tanah

Analisa tehnikal untuk kedelai dengan support pertama di $13.482, lanjut ke $13.454 sedangkan resistant pertama di $ 13.91 dan berikut ke $14.38

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting

Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here