Weekly Market Review Soft Commodities Coffee, Sugar, Cocoa

353

(Vibiznews – Commodity) – Pada penutupan pasar hari Jumat 23 Juli 2021 harga soft commodities mixed, dengan harga kopi Arabika turun, karena cuaca dingin berkurang dan harga kopi Robusta naik , ke harga tertinggi  3 ½ tahun, harga gula naik ke harga tertinggi 2 minggu dan harga kakao naik  dari harga terendah 4 bulan.

Harga kopi mixed pada penutupan pasar hari Jumat dengan harga kopi Robusta naik ke harga tertinggi 3 ½ tahun. Harga kopi Arabika sempat naik ke harga tertinggi 6 ½ tahun karena cuaca dingin akan melanda daerah perkebunan kopi Di Brazil pada minggu depan ternyata tanda-tanda cuaca dingin berkurang pada minggu ini.

Harga gula pada penutupan pasar hari Jumat naik tinggi dengan harga gula di New York naik ke harga tertinggi 2 minggu, setelah Unica mengatakan bahwa akibat cuaca beku di ladang tebu akan membuat kerusakan terjadi sehingga mengurangi hasil panen.

Harga kakao pada penutupan pasar hari Jumat naik konsolidasi dari harga terendah 4 bulan pada hari Selasa karena penyebaran covid delta membuat perekonomian dunia turun, sehingga permintaan komoditas turun termasuk kakao.

Adapun penggerak pasar pada minggu ini adalah sebagai berikut :

KOPI
Harga kopi Arabika September turun $4.65 (2.40%) menjadi $189.00 dan harga kopi Robusta September naik 0.53%.

Faktor penggerak pasar Kopi:
• Produksi kopi dunia di 2020/21 ( Oktober – September) naik 0.4% dari tahun lalu menjadi 169.604 juta kantong menurut ICO.
• Konsumsi kopi global di 2020/21 naik 1.9% dari tahun lalu menjadi 167.584 juta kantong menurut ICO.
• Pasar kopi dunia di 2020/21 akan menjadi surplus 2.0196 juta kantong dari surplus 4.506 juta kantong di 2019/20.
• Produksi kopi Arabika Brazil di 2021 diperkirakan akan turun 23% dari tahun lalu ke jumlah terendah 4 tahun menjadi 48.8 juta kantong menurut CONAB.
• Ekspor kopi Brazil di 2021/22 diperkirakan akan naik 13.3% dari tahun lalu menjadi 45.6 juta kantong menurut Cecafe
• Produksi kopi Robusta di Brazil di 2021 diperkirakan akan naik 16% dari tahun lalu menjadi 16.6 juta kantong.
• Ekspor kopi Colombia pada bulan Mei turun 52 % dari tahun lalu menjadi 427,000 kantong akibat pemblokiran jalan
• Ekspor kopi global dari Oktober – Mei naik 2.2% dari tahun lalu menjadi 87.299 juta kantong menurut ICO.
• Produksi kopi Robusta global di Oktober – Mei turun 4.2% dari tahun lalu menjadi 31.435 juta kantong menurut ICO.
• Ekspor kopi Robusta Vietnam di Januari – Juni 2021 turun 10.3% dari tahun lalu menjadi 843,319 MT menurut Vietnam’s General Statistics Office .
• Persediaan kopi hijau di AS di bulan Juni turun 18.2 % dari tahun lalu menjadi 5.779 juta kantong menurut the Green Coffee Association.

Analisa tehnikal untuk kopi Arabika dengan support pertama di $ 180 dan berikut ke $178 sedangkan resistant pertama di $ 195 dan berikut ke $201 .

GULA
Harga gula Oktober di ICE New York naik 55 sen (3.12%) menjadi $18.17 dan harga gula putih di ICE London naik 2.39%.

Faktor Penggerak Pasar Gula:
• Produksi gula dunia di 2020/21 ( Oktober/ September) akan turun 0.2% dari tahun lalu menjadi 169.2 MT setelah turun 8.4% di 2019/20 menjadi 169.6 MMT menurut ISO.
• Pasar gula dunia di 2020/21 akan defisit 3,1 MMT dari surplus 900,000 di 2019/20 menurut ISO.
• Produksi gula Brazil, negara produsen gula terbesar di dunia di tahun 2021/22 akan turun 5,7% dari tahun lalu 38.9MMT sedangkan perkiraan produksi 2020/21 diperkirakan akan menjadi 41.3 MMT dari perkiraan Desember sebesar 41.8 MMT menurut CONAB.
• Persentase tebu yang dijadikan gula naik 46.4% di 2020/21 dari 34.9% di 2019/20 karena turunnya permintaan etanol menurut CONAB.
• Perkiraan produksi gula India di 2021/22 sebesar 31 MMT naik dari perkiraan di 2020/21 sebesar 30.9 MMT menurut Indian Sugar Mills Association (ISMA)
• Perkiraan ekspor gula India di 2020/21 mencapai rekor 6.8 MMT menurut Balrampur Chini, produsen gula terbesar ke dua di India.
• Produksi gula Thailand di 2020/21 dari 10 Desember – 15 Maret turun 8.2% dari tahun lalu menjadi 7.5 MMT Menurun The Thailand’s Office of Cane & Sugar Board .
• Perkiraan produksi gula Uni Eropa di 2021/22 akan turun 4% menjadi 14.5MMT menurut Suedezucker produsen gula terbesar di Uni Eropa

Analisa tehnikal untuk gula dengan support pertama di $17.80 dan berikut ke $ 17.90 sedangkan resistant pertama di $18.20 dan berikut ke $18.30

KAKAO
Harga kakao September di ICE New York naik $4 (0.17%) menjadi $2,321 perton, dan harga kakao September ICE London 0.76%.

Faktor penggerak pasar kakao :
• Perkiraan produksi kakao dunia di 2020/21 (Oktober – September) akan naik 6.3% dari tahun lalu menjadi 5.024 MMT menurut ICCO
• Perkiraan produksi kakao yang digiling akan naik 3% dari tahun lalu menjadi 4. 809 MMT menurut ICCO.
• Perkiraan pasar Kakao global di 2020/21 akan surplus 165,000 dari surplus 10,000 MT di 2019/20 menurut ICCO.
• Produksi Ivory Coast di 2019/20 diperkirakan naik 1.2% dari tahun lalu menjadi 2.18 MMT.
• Produksi Ghana 2019/20 diperkirakan naik 2.3% dari tahun lalu menjadi 850,000 MT menurut ICCO.

Analisa tehnikal untuk kakao dengan support pertama di $2,260 dan berikut ke $2, 240 sedangkan resistant pertama di $2,350 dan berikut ke $2,370.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting
Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here