Bursa Hong Kong Alami Kerugian Besar oleh Regulasi Keras Pemerintah Cina

273
indeks hang seng

(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Hong Kong kembali merugi dengan anjlok parah pada  perdagangan hari Selasa (27/7/2021), melanjutkan tekanan kuat sebelumnya. Indeks Hang Seng anjlok 4% lebih hingga turun ke posisi terendah sejak 4 November 2020, masih dilemahkan saham teknologi dan industri.

Tindakan keras pemerintah Cina terhadap sektor teknologi dan pendidikan telah memicu penetapan kembali risiko regulasi yang signifikan pada investasi untuk perusahaan swasta Cina. Kerugian Hang Seng semakin bertambah  setelah saham kapital besar Tencent mengumumkan bahwa aplikasi WeChat untuk sementara menangguhkan pendaftaran pengguna baru di Cina daratan karena mengalami peningkatan teknis  untuk menyelaraskan dengan undang-undang dan peraturan yang relevan. Saham Tencent anjlok 8,98%, penurunan harian tertajam sejak Oktober 2011.

Indeks harian Hang Seng ditutup turun 1,105.89 poin atau 4.22% lebih rendah menjadi 25075, terendah dalam 9 bulan.  Demikian untuk indeks saham Cina Enterprise (HSCE) dengan 60 saham unggulan berakhir turun 5,08%  menjadi 8.879,58. Demikian indeks Hang Seng berjangka bulan Juni 2021  bergerak negatif dengan anjlok 1092 poin atau 4,18%  ke posisi 25038.

Saham platform pengiriman makanan Meituan turun 17,66%, penurunan harian terbesar, setelah regulator pasar China mengumumkan serangkaian reformasi untuk memperkuat perlindungan bagi pekerja pengiriman makanan. Indeks Kesehatan Hang Seng juga mencatat rekor penurunan, jatuh 9,25% karena investor khawatir sektor ini bisa menjadi target berikutnya dari pengawasan pemerintah yang lebih ketat.

Saham pendidikan terus merosot  dengan Nsaham ew Oriental Education & Technology Group Co turun 8,63%, mengambil penurunan selama tiga sesi terakhir menjadi lebih dari 70%, sementara indeks pendidikan CSI jatuh 4,97%.

 

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here