Harga Jagung Masih Naik di Awal Minggu

242

(Vibiznews – Commodity) Harga jagung pada penutupan pasar hari Senin naik, setelah Laporan Progress Pertumbuhan dimana cuaca buruk sangat mempengaruhi pertumbuhan dan hasil.

Harga jagung Desember naik 3.75 sen (0.69%) menjadi $5.4675 per bushel.

Harga jagung pada penutupan pasar hari Senin naik setelah Laporan progress pertumbuhan tanaman NASS tanaman jagung 79% sedang berbunga sampai 25 Juli 2021 lebih cepat dari rata-rata lima tahun sebesar 73%. Tanaman jagung sedang berbuah sebesar 18% lebih cepat dari rata-rata 17%. Kondisi jagung pada hari Minggu 54% good/ex, turun 3 point dari minggu lalu.

Trader menurunkan perkiraan hasil panen dari perkiraan USDA sebesar 179.5 bushel perare menjadi 174 bushel per are karena cuaca yang buruk di Ladang jagung.

Laporan pengiriman ekspor mingguan dari USDA sebesar 1.037 MMT dari jagung dikirim sampai 22 Juli. Turun 40k dari minggu lalu tetapi masih naik 23.3% dari tahun lalu pada minggu yang sama. Total pengiriman jagung pada tahun pasar ini sebesar 61.276 MMT (2.412 bbu) lebih besar 64% dari sebelumnya. Perkiraan USDA ekspor jagung di 2020/21 sebesar 2.85 bbu, masih naik dari bulan lalu.

Laporan penjualan ekspor jagung dari USDA sampai 15 Juli mengalami penurunan karena pembatalan dari penjualan ke Cina.

Musim panen jagung ke dua di Brazil, di daerah pusat dan Selatan sudah dipanen 39% lebih lambat dari tahun lalu sebesar 53%. Produksi jagung Brazil diperkirakan kurang dari 90 juta ton.

Analisa tehnikal untuk jagung dengan support pertama $5.40 berikut ke $5.35 sedangkan resistant pertama di $5,75 dan berikut ke $5.87

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting

Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here