Harga Minyak Naik Terdukung Penurunan Pasokan Mingguan AS

426
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak naik pada hari Kamis (29/07) dengan pasokan minyak mentah di Amerika Serikat turun ke level terendah sejak Januari 2020, dengan harga minyak mentah Brent mendorong kembali melewati $75 per barel.

Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS juga naik 66 sen, atau 0,48%, menjadi $72,87 per barel.

Harga minyak mentah berjangka Brent naik 50 sen, atau 0,67%, pada $75,25 per barel, setelah diperdagangkan setinggi $75,55.

Brent mencapai $75 per barel untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua tahun pada Juni, tetapi turun tajam bulan ini di tengah kekhawatiran tentang penyebaran cepat varian Delta dari virus corona dan kesepakatan kompromi oleh produsen minyak terkemuka untuk meningkatkan pasokan.

Persediaan minyak mentah turun 4,1 juta barel dalam seminggu hingga 23 Juli, kata Administrasi Informasi Energi AS (EIA), dibantu oleh impor yang lebih rendah dan penurunan produksi mingguan.

Pemulihan ekonomi AS masih di jalurnya meskipun ada peningkatan infeksi virus corona, Federal Reserve mengatakan pada hari Rabu dalam sebuah pernyataan kebijakan yang menandai pembicaraan yang sedang berlangsung seputar penarikan akhirnya dukungan kebijakan moneter.

Harga yang juga mendukung adalah pernyataan dari Iran yang menyalahkan Amerika Serikat atas jeda dalam pembicaraan nuklir, yang dapat berarti penundaan pengembalian barel Iran ke pasar.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga minyak naik terdukung penurunan pasokan minyak mentah AS. Harga minyak diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $73,42-$74,00. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $72,62-$72,36.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here