Rekomendasi EUR/USD 30 Juli 2021: Naik Setelah the Fed dan GDP AS Buruk

888
Sumber : Wikipedia

(Vibiznews – Forex) EUR/USD mendekati 1.1900 di sekitar 1.1880, menyentuh ketinggian selama tiga minggu. Dolar AS jatuh secara luas setelah the Fed menahan diri dari memberikan pengumuman pendahuluan mengenai “tapering” dan dan memandang inflasi sebagai bersifat sementara. CPI Jerman mengatasi dari yang diperkirakan dengan 3.8% YoY di bulan Juli. GDP AS meleset dari yang diperkirakan.

Pasangan matauang EUR/USD menyentuh ketinggian tiga minggu di 1.1879 selama jam perdagangan sesi Eropa, disebabkan oleh aksi jual terhadap dollar AS. Dollar AS terpukul oleh Federal Reserve yang sebagai bank sentral AS tetap mempertahankan kebijakan moneter saat ini sementara tidak memberikan petunjuk apapun untuk melakukan “tapering”. Pernyataan dan konferensi pers dari Powell menunjukkan optimisme mengenai kembalinya ekonomi AS tetapi juga menunjukkan bahwa mereka tidak sedang terburu-buru untuk menarik dukungan moneter. Saham mengalami rally, dengan indeks saham diperdagangkan di zona hijau.

AS mempublikasikan perkiraan pendahuluan dari GDP kuartal kedua, yang menunjukkan pertumbuhan tahunan di 6.5%, meleset dari yang diperkirakan di 8.4%. Selain itu, Initials Jobless Claims lebih buruk daripada yang diantisipasikan, tercetak 400.000 pada minggu yang berakhir 23 Juli. Dolar AS berada di bawah tekanan jual lebih lanjut yang membuat pasangan matauang ini memperpanjang kenaikannya ke arah  1.1900. Sementara, sebelumnya Jerman mempublikasikan perkiraan pendahuluan mengenai inflasi bulan Juli. CPI tahunan lompat ke 3.8%, jauh di atas yang diperkirakan di 3.3%.

“Support” terdekat menunggu di 1.1840 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1790 dan kemudian 1.1750. “Resistance” terdekat menunggu di 1.1920 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1960 dan kemudian 1.2000.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here